Advetorial BINTAN EKONOMI KEPRI PEMERINTAHAN TANJUNGPINANG UPDATE

Tanjungpinang (Vnews.click), (Advetorial) – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Adi Prihantara menghadiri acara Rapat Koordinasi Daerah dalam rangka Penyusunan Kajian Hilirisasi Investasi Strategis Tahun 2024 di Provinsi Kepri bertempat di Hotel Aston Tanjungpinang.

Rakorda yang dilaksanakan oleh Kementerian Investasi/ Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI ini bertujuan menyampaikan peta roadmap Hilirisasi Investasi Strategis guna memberikan nilai tambah suatu komoditas dan meningkatkan kemandirian ekonomi dan peran Indonesia dalam rantai pasok global serta sebagai sarana diskusi, penyampaian informasi, kendala dan permasalahan dalam pelaksanaan hilirisasi ekosistem Bauksit di Provinsi Kepri.

Sekda adi dalam sambutannya menyampaikan Provinsi Kepri memiliki posisi strategis yang masuk dalam jalur perdagangan dunia.

Potensi tersebut dapat menciptakan peluang investasi apabila pengelolaan dan pengembangan usaha dilakukan dengan tepat.

“Pemerintah Provinsi Kepri selalu menjaga iklim investasi kondusif dengan berupaya selalu mencari dan mengembangkan potensi yang ada secara inovatif,” kata Sekda Adi, Jumat (5/7/2024).

Menyinggung mengenai hilirisasi, Sekda Adi menjelaskan bahwa produk akhir dari sebuah kebijakan hlilirasi adalah nilai tambah sehingga apa yang dihasilkan oleh industry bukan bahan baku mentah namun produk lanjutan yang memiliki nilai ekonomis yang lebih tinggi.

“Kenyataan di lapangan ditemui bahwa penerapan hilirisasi ini nyatanya tidaklah mudah karena banyak perizinan yang dibutuhkan oleh sebuah perusahaan untuk membuat produk akhir. Contohnya PT. BAI ketika membuat bauksit menjadi produk aluminia membtuhkan banyak perizinan lain dari berbagai kementerian,” jelasnya

Oleh karena itu, sekda Adi berharap kegiatan Rakorda ini dapat menjadi sarana bagi industri di Kepri untuk menyampaikan berbagai permasalahan di daerah dan Kementerian Investasi/ Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI bisa memfasilitasi untuk merumuskan formula terbaik guna penerapan di daerah.

“Semoga Rakorda ini memberikan hasil yang baik dengan tercipta ekosistem ekonomi yang baru, menambah investasi di Kepri sehingga memberikan kesempatan kerja yang lebih luas bagi masyarakat,” tutupnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *