BINTAN KEPRI KESEHATAN PEMERINTAHAN SOSIAL TANJUNGPINANG UPDATE

Tanjungpinang (Vnews.click) – Capaian indeks kualitas lingkungan hidup (IKLH) di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menunjukkan peningkatan secara berturut-turut sejak 2021 hingga 2023, yaitu 69,47, lalu 74,13 dan 74,26.

Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Barenlitbang) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Misni, menyatakan, IKLH menggambarkan kondisi aktual lingkungan di Kepri dan merupakan instrumen keberhasilan pemerintah dalam mengelola dan mengendalikan pencemaran serta kerusakan lingkungan.

Menurutnya IKLH di Kepri menggabungkan beberapa parameter, seperti kualitas air, penambahan luas ruang terbuka hijau hingga pengelolaan sampah.

“IKLH masuk dalam daftar isu starategis dan proyek prioritas Kepri tahun 2024,” ujar Misni, Jumat (5/7/2024).

Misni menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah Kepri terus-menerus berupaya meningkatkan IKLH.

IKLH menjadi indikator kinerja pengelolaan lingkungan hidup yang dapat digunakan sebagai bahan informasi untuk mendukung proses pengambilan kebijakan yang berkaitan dengan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Adapun upaya yang telah dilakukan, antara lain peningkatan kualitas air laut yang tidak terlepas dengan adanya implementasi kebijakan dalam rehabilitasi dan restorasi pesisir seperti penanaman mangrove, partisipasi masyarakat dalam pengolahan pesisir dan laut, perbaikan di hulu.

Kemudian, penambahan luas ruang terbuka hijau di wilayah Kepri, seperti di kawasan pemukiman dan taman kota, baik dalam bentuk taman lingkungan, penghijauan pekarangan, dan pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan.

“Selanjutnya, pengelolaan sampah dan pengendalian pencemaran lingkungan yang dilakukan bersama pemerintah daerah, pemangku kepentingan dan masyarakat,” tutup Misni. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *