Tanjungpinang (Vnews.click) – Loka Pengawas Makanan dan Obatan (POM) Kota Tanjungpinang, Kepri, telah menarik produk es krim merek Haagen-Dazs yang sebelumnya beredar di salah satu pasar ritel setempat.
“Peredaran es krim Haagen-Dazs di pasar ritel Tanjungpinang tidak banyak. Namun, produk itu tetap ditarik sesuai instruksi BPOM RI,” kata Kepala Loka POM Tanjungpinang, Rai Gunawan di kantornya, Kamis (21/7/2022).
Rai menjelaskan penarikan produk impor itu berawal dari otoritas peredaran makanan di Francis dan New Zealand, yang menarik es krim Haagen-Dasz secara suka rela karena ditemukan mengandung Etilen Oksida.
Adapun produk yang terpapar Etilen Oksida tersebut ada dua jenis, yaitu es krim Haagen- Dasz rasa vanilla dan kemasan chip dan mini cup.
“Zat Etilen Oksida ini diketahui memiliki efek buruk terhadap kesehatan seperti pusing, kejang, kerusakan paru, serta menyebabkan kanker,” ujarnya.
Selain Francis dan New Zealand, katanya, negara tetangga Singapore juga menarik produk es krim tersebut dengan prinsip kehati-hatian.
Pihaknya juga memastikan produk es krim tersebut dilarang beredar di pasaran, hingga menunggu uji POM dari BPOM Pusat keluar.
“Kami mengajak masyarakat menjadi konsumen cerdas dalam membeli produk pangan, dengan selalu ingat cek kemasan, label izin edar, dan kedaluwarsa sebelum membeli,” pungkas Rai Gunawan. (Ham)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

