BATAM EKONOMI KEPRI NASIONAL PEMERINTAHAN SOSIAL TANJUNGPINANG UPDATE

Tanjungpinang (Vnews.click) – Kenaikan harga tiket kapal ferry Batam-Singapura dalam dua tahun terakhir ini ikut dikeluhkah oleh wisatawan mancanegara atau wisman asal negara Singapura.

Pasalnya, wisman Singapura yang datang ke Kepri rata-rata membawa keluarga, misalnya mencapai lima orang.

“Sekarang mereka (warga Singapura) mulai mengeluh setelah melihat harga tiket kapal naik,” kata Kepala Dishub Kepri Junaidi, Rabu (3/7/2024).

Junaidi mengatakan kenaikan tarif tiket kapal Batam-Singapura sudah berlangsung selama dua tahun terakhir. Kenaikan ini juga dikeluhkan oleh masyarakat Kepri yang ingin pergi berlibur ke Singapura.

Sebelum pandemi COVID-19, kata dia, harga tiket kapal Batam-Singapura berkisar antara Rp390 ribu hingga Rp450 ribu untuk pulang dan pergi, namun setelah pandemi pada Bulan April 2022, harga meroket menjadi hingga Rp800 ribu untuk pulang dan pergi. 

Harga tiket sempat turun pada Juni 2022 menjadi Rp700 ribu pulang dan pergi, setelah mendapat perhatian Gubernur Kepri Ansar Ahmad. 

“Adapun saat ini harga tiket tersebut berkisar antara Rp760 ribu sampai Rp780 ribu pulang dan pergi,” ujar Junaidi.

Pihaknya berharap harga tiket kapal antardua wilayah tersebut dapat kembali normal atau kalaupun terjadi kenaikan hanya di kisaran 20 persen.

Pemprov Kepri juga sudah meminta Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) untuk menyelesaikan persoalan tiket kapal Batam-Singapura karena dugaan kartel tiket kapal tersebut.

“Kami sudah tiga kali rapat bersama KPPU di Batam, Medan dan Jakarta. Intinya KPPU sedang mendalami permasalahan tiket kapal ini, semoga dalam waktu dekat sudah ada hasilnya,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *