BATAM KEPRI PEMERINTAHAN SOSIAL UPDATE

Tanjungpinang (Vnews.click) – Jemaah haji Debarkasi Batam (BTH) yang telah kembali sebanyak 10 kloter dengan jumlah total 4.487 orang. Dari jumlah tersebut, 449 di antaranya jemaah kloter BTH 10 yang baru tiba di Tanah Air pada Selasa malam (2/7/2024) pukul 20:51 WIB, asal Kota Dumai dan Kabupaten Kampar Provinsi Riau.

Dalam kloter BTH 10, adalah Muhammad Aslam salah satu jemaah termuda yang berbagi awal mula kisah mengetahui dirinya akan berhaji di usianya yang baru memasuki 19 tahun.

“Alhamdulillah saat saya sedang belajar di pesantren, teman-teman saya manggil “Haji, Haji” padahal saya belum haji, lalu saya tanya ustaz saya kenapa saya dipanggil haji, ustaz bilang kamu menggantikan almarhum (ibu) naik haji,” kata Aslam, yang nyantri di Pondok Pesantren Al Fatah Sepahan Temboro Magetan Jawa Timur.

Mendengar kabar tersebut, ia pun kaget dan sempat tak percaya. Saat pulang ke rumah di Dumai, Aslam diberitahu kembali oleh sang ayah bahwa akan berangkat haji tahun ini menemaninya, menggantikan porsi ibu yang wafat pada tahun 2022 lalu.

“Saya kaget, sujud syukur, ga menyangka akan bisa melihat Kakbah yang aslinya yang biasanya lihat melalui TV, ini bisa (langsung) salat di sana, doa di sana,” ucap Aslam yang setelah beberapa hari tiba di Madinah mendapat tugas membantu jemaah lansia di BTH 10.

Saat ditanya doa apa saja yang dipanjatkan ketika berada di Raudhah Madinah dan di Masjidil Haram Makkah, sambil menangis haru, Aslam menuturkan agar anak keturunannya diberi kesempatan mengunjungi dua tempat suci bagi umat Islam tersebut.

“Doa yang dipanjatkan saat di depan Kakbah, bagaimana saya nanti punya anak keturunan bisa berangkat ke sini juga (untuk berhaji), bagaimana yang lain pun (sanak saudara dan umat Islam) bisa berangkat ke sini juga dengan keturunannya,” tuturnya dengan berurai airmata.

“Saat berada di depan Makam Baginda Rasul (di Raudhah) saya berdoa bagaimana bisa mendapat syafaatnya, bagaimana bisa masuk surga bersama beliau dan Nabi lainnya, itulah doa saya ketika di Makkah dan Madinah,” imbuhnya lagi sambil menahan isak.

Meski sudah mencecap pengalaman spiritual ibadah haji di usia yang masih muda, Aslam masih ingin mengunjungi Tanah Suci lagi di kemudian hari. “Insyaallah saya ingin nanti bisa ke sana lagi,” harapnya.

Bersama Aslam, jemaah BTH 10 yang kembali ke Tanah Air berjumlah sebanyak 449 orang yang terdiri dari 2 orang petugas kloter Kemenag, 3 orang petugas kloter kesehatan, 3 orang Pembimbing Haji Daerah (PHD), 249 jemaah asal Dumai dan 192 jemaah asal Kampar. Mulanya jemaah berjumlah 450 orang, namun 1 orang jemaah atas nama Sibus bin Kaendusin asal Kampar wafat saat berada di Madinah karena sakit.

Setibanya dari Bandara Hang Nadim Batam usai menempuh perjalanan kurang lebih 9 jam dari Jeddah Arab Saudi, jemaah haji kloter BTH 10 disambut oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debrkasi Batam di Aula Arafah I Asrama Haji BP Batam. Hadir dalam seremoni penyambutan dan penjemputan jemaah tersebut Wali kota Dumai, perwkailan dari pemerintah daerah Kampar, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Dumai dan Kabupaten Kampar. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *