Tanjungpinang (vnews.click) – Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang, Riany, menyebut daging sapi beku juga memiliki kualitas yang cukup baik, aman, dan higienis untuk dikonsumsi jika dibanding dengan daging sapi segar.
Oleh karena, ia meminta agar masyarakat tidak perlu khawatir mengkonsumsi daging sapi beku yang ketersediaannya mencapai 5 ton di Tanjungpinang.
“Daging beku juga memiliki kualitas yang cukup baik, aman serta halal untuk dikonsumsi, pasalnya daging sapi beku cukup higienis dan steril karena dibekukan di suhu minus 20 derajat celcius,” kata Riany, Jumat (1/7/2022).
Hal ini, menurutnya, untuk mengantisipasi kelangkaan stok daging sapi segar yang semakin menipis, sehingga warga diimbau mengkonsumsi daging beku.
Riany menyebut stok daging sapi segar makin menipis menyusul adanya wabah penyakit mulut dan kuku atau PMK, sehingga menyebabkan pengiriman sapi ke Tanjungpinang menjadi tidak optimal.
“Pedagang daging sapi segar di pasar tradisional Tanjungpinang sebagian terpaksa menjual daging beku, lantaran pasokan daging segar menipisakibat terkena dampak PMK, sehingga sapi dari luar tidak diperbolehkan masuk ke Tanjungpinang. (Lus)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

