KEPRI PENDIDIKAN TANJUNGPINANG

Vnews.click, Tanjungpinang – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi (Disdik) Provinsi Kepri, Andi Agung menyampaikan pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027, terjadi perubahan pola pendaftaran siswa baru yang didominasi masuk SMK sebesar 62 persen, dan sisanya 38 persen masuk SMA.

“Sementara tahun lalu, persentase masuk SMK 52 persen, dan SMA 42 persen, khususnya di Kota Batam,” kata Andi Agung usai rapat pleno rekapitulasi hasil pelaksanaan SPMB SMA/SMK tahun ajaran 2026/2027 di Pulau Dompak, Tanjungpinang, Senin (29/6/2026).

Kondisi ini, kata dia, menandakan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap SMK tinggi.

Menurutnya lulusan SMK bisa langsung bekerja, karena siswa dibekali skill khusus seperti pengelasan, ditambah lagi wilayah Kepri ini memang kawasan industri yang membutuhkan banyak tenaga kerja.

“Kami juga terus mendorong kelengkapan sarana dan prasarana satuan pendidikan SMK agar menyesuaikan kebutuhan industri di Kepri,” ujarnya.

Dalam pleno tersebut, Disdik Kepri telah menetapkan jumlah pendaftar pada sistem penerimaan murid baru (SPMB) SMA/SMK Tahun Ajaran 2026/2027 sebanyak 30.476 siswa, dari total rencana daya tampung 35.452 siswa.

Jumlah pendaftar itu terdiri dari 15.229 siswa SMA dan 15.247 siswa SMK.

Dari jumlah pendaftar tersebut, sebanyak 26.602 siswa sudah diterima, dengan rincian 14.374 siswa SMA dan 12.228 siswa SMK yang tersebar di tujuh kabupaten/kota se-Kepri.

Sementara, sebanyak 3.874 siswa lainnya terdiri 855 siswa SMA dan 3.019 siswa SMK, belum diterima di sekolah tujuan karena beberapa faktor, mulai dari kuota daya tampung sekolah sudah penuh hingga dokumen persyaratan belum lengkap atau bermasalah saat diunggah melalui sistem online.

Kendati begitu, Agung meminta ribuan siswa yang belum diterima itu tidak perlu khawatir, sebab Disdik Kepri kembali membuka penerimaan SPMB tahap kedua pada tanggal 6-8 Juli 2026.

“Mereka akan diarahkan atau memilih sekolah-sekolah yang masih memiliki kuota daya tampung siswa, tanpa perlu mengunggah berkas persyaratan pendaftaran SPMB lagi,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *