Tanjungpinang (Vnews.click) – Program pemeriksaan kesehatan gratis (PKG) bagi siswa di Kota Tanjungpinang, resmi dimulai dari SD/SMP Maitreya di Bintan Center, Rabu (6/8/2025).
Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang, Rustam, mengatakan PKG bagi siswa di daerah itu menyasar 47.813 anak yang tersebar di 143 satuan pendidikan jenjang SD, SMP, dan SMA sederajat.
“Rinciannya SD sederajat 74 sekolah dengan 23.481 siswa, lalu SMP sederajat 34 sekolah dengan 11.785 siswa, dan SMA sederajat 25 sekolah dengan 12.547 siswa,” kata Rustam, Kamis (7/8/2025).
Rustam menyampaikan PKG merupakan bagian dari pemeriksaan kesehatan gratis nasional yang menyasar seluruh penduduk Indonesia, mulai dari bayi, balita, anak dan remaja, dewasa dan lanjut usia atau lansia.
Secara nasional, PKG khusus anak sekolah dilaksanakan setelah memasuki tahun ajaran baru 2025/2026. Jadwal pelaksanaannya di tiap daerah berbeda-beda.
“Target PKG di Tanjungpinang, rampung September atau Oktober 2025,” ujar Rustam.
Menurutnyat ada 11 jenis pemeriksaan kesehatan pada siswa tingkat SD, lalu 13 jenis pemeriksaan di tingkat SMP, dan 12 jenis pemeriksaan di tingkat SMA yang dilakukan secara gratis.
Untuk siswa SD usia 7-12 tahun, pemeriksaan kesehatan meliputi telinga, mata, gigi, jiwa, gizi, hati, tekanan darah, tuberkulosis, merokok (kelas 5-6), tingkat aktivitas fisik (4-6), serta gula darah.
Sementara jenis pemeriksaan kesehatan siswa SMP usia 13-15 tahun, meliputi telinga, mata, gigi, jiwa, gizi, hati, tekanan darah, tuberkulosis, merokok, tingkat aktivitas fisik, gula darah, talasemia (kelas 7), dan anemia remaja putri (kelas 7).
Untuk jenis pemeriksaan kesehatan siswa SMA usia 16-17 tahun, meliputi telinga, mata, gigi, jiwa, gizi, hati, tekanan darah, tuberkulosis, merokok, tingkat aktivitas fisik, gula darah, dan anemia remaja putri (kelas 10). Program ini melibatkan tenaga medis dari puskesmas se-Tanjungpinang.
“Tujuan pemeriksaan kesehatan itu untuk mengetahui kondisi kesehatan siswa, lalu menghemat biaya pengobatan lewat upaya pencegahan, serta mempercepat penanganan kesehatan dan mencegah penyakit jadi parah,” ujar Rustam. (Red)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

