Tanjungpinang (Vnews.click) – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kepri, Bambang Maryono, mengimbau pendemo tidak merusak fasilitas umum, sehingga menimbulkan kerugian materil serta mengambat aktivitas masyarakat sehari-hari.
Hal itu disampaikan Bambang menyikapi demo mahasiswa terkait situasi tanah air saat ini di Kantor DPRD Kepri, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Senin (1/9/2025) kemarin.
“Silakan menyampaikan aspirasi selama dalam tatanan kewajaran, apalagi mahasiswa adalah kaum intelektual, tentu ingin menjaga negeri tetap aman dan damai,” kata Bambang, Selasa (2/9/2025).
Selain itu, Bambang juga menyerukan seluruh kalangan masyarakat berdoa kepada Allah SWT agar peristiwa yang terjadi di Indonesia saat ini tidak terulang di kemudian hari.
Dia pun mengajak semua pihak membantu aparat TNI/Polri dalam rangka menyejukkan suasana di tengah-tengah masyarak, sehingga Indonesia kembali menjadi negara yang aman, damai, makmur, sejahtera dan bersatu di bawah ridha Allah SWT.
“Khusus di Kepri, semoga senantiasa tercipta suasana keagamaan yang akur di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara,” ucap Bambang.
Senada, Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Raja Al Hafiz turut mengimbau semua elemen masyarakat tetap tenang dan kondusif dalam menghadapi demonstrasi yang terjadi di Jakarta dan beberapa daerah lainnya di Indonesia belakangan ini.
Raja Al Hafiz mengajak tokoh masyarakat, agama, pemuda dan mahasiswa bersama-sama menjaga provinsi ini agar tetap rukun, tenteram dan damai, sehingga cita-cita menjadikannya daerah maju, makmur dan merata dapat terwujud.
“Kita ikut prihatin dan berdoa bersama supaya negara Indonesia selalu rukun, tenteram, aman dan damai,” kata Raja Al Haziz. (Red)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

