Tanjungpinang (Vnews.click) – Sejumlah pekerjaan rumah “PR” menanti 30 anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) periode 2024-2029 yang baru saja dilantik, Senin (2/9/2024).
“Dari catatan kami, Tanjungpinang masih menyisakan berbagai persoalan yang perlu dibenahi dan diselesaikan bersama-sama pemkot dan DPRD,” kata mantan Ketua DPRD Tanjungpinang periode 2019-2024 Yuniarni Pustoko Weni.
Weni memimpin langsung sidang paripurna pengambilan sumpah sekaligus pelantikan anggota DPRD Tanjungpinang terpilih hasil pemilu serentak 2024 di ruang rapat utama kantor DPRD setempat.
Weni menyampaikan persoalan yang dihadapi Tanjungpinang saat ini antara lain pembangunan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang dinilai masih rendah.
Hal itu dapat dilihat dari kondisi indeks pembangunan manusia (IPM) di Tanjungpinang dari segi pertumbuhan, lebih lambat dibanding IPM Provinsi Kepri dan nasional.
“Oleh karena itu, Pemkot Tanjungpinang bersama DPRD diharapkan memperhatikan program-program intervensi pusat pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam meningkatkan pendapatan dan daya beli sebagai bagian dari pendukung nilai IPM,” ujar Weni.
Selain itu, ia juga menyoroti kondisi pertumbuham ekonomi Tanjungpinang yang tergolong tidak stabil bahkan cenderung turun dalam beberapa tahun terakhir.
Bahkan data pendapatan per kapita warga Tanjungpinang sangat jauh dari Provinsi Kepri dan nasional yang rata-rata sudah di atas 30 persen.
“Sedangkan pendapatan per kapita di Tanjungpinang tak mencapai 10 persen,” ungkapnya.
Di sisi lain, Weni berpesan agar kualitas infrastruktur, penataan kawasan kumuh, tata kelola pemerintah, kemandiri pengelolaan keuangan, pengawasn internal dan ekstrrnal harus lebih dioptimalkan.
Tak hanya itu, masalah kemiskinan, pengangguran, stunting, hingga iklim juga perlu jadi perhatian Pemkot Tanjungpinang dan DPRD pada masa yang akan datang.
“Angka kemiskinan kita di angka 7,95 persen atau lebih tinggi dari Kepri. Demikian pula tingkat pengangguran relaitf tinggi yang sebesar 4,76 persen,” ungkap Weni.
Weni menambahkan selama lima tahun terakhir, DPRD Tanjungpinang telah berupaya seoptimal mungkin mewujudkan kebijakan berkaitan dengan tugas dan fungsi DPRD, baik dari segi fungsi legislasi dalam hal pembentukan produk peraturan daerah (Perda), kemudian fungsi pengawasan penyelenggaran pemerintah daerah yang sesuai peraturan dan perundang-undangan, serta fungsi penganggaran yang sesuai kemampuan keuangan dan kebutuhan pembangunan daerah.
Ia berharap kepada anggota DPRD yang baru dilantik agar dapat melaksanakan tugas dengan baik dan sepenuh hati guna menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat.
“Kepada anggota DPRD Tanjungpinang periode 2019-2024, terima kasih atas pengabdiannya selama ini. Semoga Allah SWT membalas kebaikan kita semua,” katanya.
Sementara, Sekretaris Dewan Muhammad Amin mengumumkan pimpinan sementara DPRD Tanjungpinang diisi oleh Agus Djurianto selaku ketua dan Novaliandri Fathir selaku wakil ketua. (Red)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

