EKONOMI KEPRI TANJUNGPINANG

Vnews.click, Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi Kepri terus mengejar target pembentukan 100 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) guna mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibra Rakabuming Raka.

“Kami terus berkomunikasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) guna menggesa pembangunan KNMP, sebab program ini sangat bagus untuk mendongkrak perekonomian daerah, terutama nelayan,” kata Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Jumat (22/5/2026).

Ansar mengatakan Pemprov Kepri telah mengusulkan 172 kampung nelayan kepada pemerintah pusat melalui KKP, dengan target 100 kampung nelayan dapat dibangun mulai tahun ini.

Menurutnya dari total usulan tersebut, sebanyak 71 kampung nelayan telah diverifikasi, dan 32 di antaranya sudah memenuhi persyaratan untuk segera dibangun, tersebar di seluruh kabupaten/kota se-Kepri.

“Paling banyak di Natuna, karena posisinya sangat strategis di wilayah perbatasan, dengan potensi perikanan yang melimpah,” ujar Ansar.

Gubernur menyampaikan pembangunan KNMP di Kepri saat ini masih terkendala masalah lahan, sehingga seluruh kepala daerah bupati/wali kota diminta segera menindak lanjuti persoalan tersebut.

Sementara dari sisi tata ruang, lanjut Ansar, pemerintah daerah telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) Rencana Zona Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RWZP3K).

“Di situ sudah diatur titik-titik aktivitas nelayan, sehingga tak ada kendala kalau soal tata ruang untuk KNMP,” ucap Ansar.

Lanjut Ansar menyebutkan masing-masing kampung nelayan akan didukung anggaran pusat sekitar Rp20 miliar.

Anggaran tersebut, sambungnya akan digunakan untuk pembangunan berbagai fasilitas seperti tambatan perahu, pabrik es, penyediaan coolbox, sentra kuliner, gudang beku, balai pelatihan nelayan, bantuan kapal dan mesin, bengkel nelayan hingga SPBUN yang dibangun melalui pola sinergi dengan pihak swasta.

Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam percepatan realisasi program tersebut.

“Ini peluang emas bagi daerah. Syarat utamanya lahan harus clean, clear dan free serta ada dukungan penuh pemerintah daerah dalam kepastian hukum. Jika itu terpenuhi, KKP siap membangun,” ujar Ansar.

Gubernur menambahkan sampai saat ini baru terdapat empat KNMP yang dibangun di wilayah Kepri, yaitu tiga di Batam dan satu di Natuna. (Lus)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *