KEPRI TANJUNGPINANG UPDATE

Tanjungpinang (Vnews.click) – Belakangan, warga mulai mengeluhkan keberadaan motor kecil di Taman Gurindam 12 Tepi Laut, Kota Tanjungpinang, yang dianggap mulai menggangu keamanan dan kenyamanan pengunjung.

Terkait hal ini, Kepala Satpol PP Kepri, Hendri Kurniadi, mengakui pihaknya menerima laporan dari sejumlah pengunjung tentang aktivitas motor kecil di Taman Gurindam 12, yang dinilai sangat membahayakan keselamatan para pengunjung, karena dikendarai anak-anak kecil di bawah umur dan tanpa dilengkapi dengan alat keamanan berkendara.

“Saya sudah perintahkan tim pengamanan di lapangan untuk melakukan pendataan dan memberikan pengarahan kepada pelaku usaha penyewaan motor kecil ini,” kata Hendri, Sabtu (5/11/2022).

Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Instansi terkait guna menyelesaikan permasalahan ini agar Taman Gurindam 12 Tepi bisa menjadi tempat rekreasi yang aman dan nyaman untuk semua kalangan masyarakat.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau para pengunjung untuk memberikan pemahaman kepada anak atau keluarganya yang bermain menggunakan motor kecil tersebut.

“untuk pengunjung Taman Gurindam 12, saya mohon dapat memberikan penjelasan kepada anak atau saudaranya yang hendak menggunakan motor kecil untuk berhati-hati dan menggunakan alat keselamatan,” ujar Hendri.

Di sisi lain, lanjutnya, Satpol PP Kepri turut melakukan penataan terhadap para pedagang kali lima di area itu agar jangan sampai mengganggu jalan utama dan sekarang telah direlokasi ke dalam area Taman Gurindam 12.

“Pedagang juga harus menjaga kebersihan demi kenyamanan bersama,” imbuhnya.

Salah seorang pengunjung Ida mengeluhkan keberadaan motor kecil di Taman Gurindam 12 menimbulkan rasa khawatir, karena pengendara anak-anak tidak dikontrol dan dilengkapi pengamanan khusus sehingga dapat membahayakan keselamatan para pengunjung.

Hal ini mengingat area bermain motor kecil itu berada dalam satu kawasan yang sama, sementara juga banyak anak kecil yang berkeliaran di area publik tersebut apalagi pada akhir pekan.

“Saya agak khawatir bawa anak ke sini, takut tertabrak motor kecil, sebab ada anak yang berkendara dengan kecepatan tinggi di tengah-tengah keramaian,” ucap Ida. (Lus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *