TANJUNGPINANG (VNEWS.click) – Melalui jumpa pers, Jum’at (14/02) pagi, Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang, Rustam mengatakan satu keluarga yang di observasi selama 14 hari dirumahnya jalan DI.Panjaitan KM7 Tanjungpinang dinyatakan negatif virus corona.
Hal itu diketahui setelah menerima hasil lab dari Kementerian Kesehatan RI, setelah memeriksa cairan tenggorokan 7 keluarga tersebut. Selain itu, tim Dinas Kesehatan Tanjungpinang juga melakukan pemeriksaan terakhir pada 7 keluarga itu dan hasilnya tidak menunjukan adanya gejala demam, flu, sesak nafas dan batuk – batuk.
“7 warga yang merupakan satu keluarga ini, menjalani masa observasi dirumahnya sejak 30 januari hingga 13 Februari 2020 kemarin,” kata Rustam.
Setelah dinyatakan negatif dari virus corona, lanjut Rustam, satu keluarga tersebut diperbolehkan untuk menjalani aktivitas dan berkontak langsung dengan warga tempat tinggalnya.
Sebelumnya, satu keluarga ini diduga suspek covid 19 setelah pemerintah Indonesia menerima notifikasi dari Negara Singapura. Ketika itu, diduga warga Tanjungpinang ini berhubungan kontak dengan warga Tiongkok selama di Singapura.
Mereka pulang dari Singapura 30 Januari 2020 kemarin melalui pelabuhan Harbour Bay Batam dan pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang.(Apd)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

