KEPRI KESEHATAN TANJUNGPINANG

TANJUNGPINANG (VNEWS.click) – Wabah virus corona yang melanda saat ini berdampak pada jasa pelayaran kapal cepat di Tanjungpinang yang melayari penumpang tujuan negara tetangga Singapura. Jika dalam sehari biasa mengangkut 80 penumpang, kini hanya 15 orang baik dari Tanjungpinang ke Singapura maupun sebaliknya.

Menurut Staf Opresional Kapal Cepat Sindo Ferry, Cevyhariadi, akibat wabah virus corona penumpang yang datang maupun pergi ke Singapura turun dratis hingga 80 persen. “Sebelumnya adanya merabaknya wabah virus corona, Sindo Ferry bisa mengangkut penumpang dari Tanjungpinang ke Singapura sebanyak 80 orang. Namun kini hanya 15 orang,” ujarnya.

Dilanjutkan Cevy, begitu juga halnya yang terjadi dengan penumpang yang datang dari Singapura untuk berlibur ke Tanjungpinang juga sangat sepi.

Sepinya penumpang, menurut Cevy, dikarenakan adanya kekhawatiran warga Tanjungpinang yang pergi ke Singapura, akibat wabah virus corona yang terjadi disana. Selain itu pihak pemerintah Singapura melarang warganya berpergian ke luar negeri, sehingga berimbas pada jumlah penumpang.

“Kondisi ini membuat jasa pelayaran merugi hingga ratusan juta rupiah setiap hari. Karena tidak sebanding dengan biaya operasional yang dikeluarkan dengan jumlah penumpang yang ada,” kata Cevy.

Dijelaskannya, dampak ini terjadi sejak satu bulan terakhir, khusus pelayaran tujuan Singapura. Sementara untuk tujuan Malaysia penumpang masih dalam kondisi normal.

Untuk menyiasati hal ini, pihak pelayaran harus menunda keberangkatan tujuan Singapura dari tanggal 1 hingga 12 Maret.

Selain itu, trip keberangkatan kapal yang setiap hari 4 kali ke Singapura, kini menjadi 3 kali dalam sehari karena jumlah penumpang tujuan negara tersebut sepi.(Apd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *