EKONOMI KEPRI PEMERINTAHAN SOSIAL TANJUNGPINANG UPDATE

Tanjungpinang (Vnews.click) – Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ternyata mampubmengekspor ikan segar sebanyak 10-15 ton per hari ke negara Malaysia dan Singapura.

Nilai ekonomis ekspor ikan segar yang dieskpor ke negara tetangga itu cukup fantastis, yakni mencapai Rp300 juta sampai Rp700 juta per hari.

Kepala Badan Pengendalian Dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan Dan Perikanan (BP2MHKP) Kota Tanjungpinang, Felix L Tobing, mengatakan, ikan yang diekspor tersebut berasal dari hasil tangkapan nelayan di tujuh kabupaten/kota se-Kepri. Misalnya ikan dari Kabupaten Natuna dan Kabupaten Kepulauan Anambas dibawa ke Kijang, Kabupaten Bintan lalu baru diekspor ke Malaysia dan Singapura.

“Ikan yang diekspor seperti kakap dan kerapu,” kata Felix, Selasa (4/6/2024).

Selain itu, kata dia, Kepri juga mengekspor ikan napoleon langsung ke negara Hongkong menggunakan jalur laut dari Natuna dan Anambas.

Ekspor napoleon dilakukan satu sampai dua kali dalam sebulan, dengan volume rata-rata 20-30 ton. Nilai ekonomisnya cukup besar, per kilogram mencapai Rp1 juta atau secara keseluruhan sekitar Rp900 juta hingga Rp1,5 miliar per sekali ekspor.

Pihaknya pun tengah berupaya membuat terobosan ekspor ikan tujuan negara Australia dan Amerika, namun masih dalam tahap pengiriman sampel ikan.

Di sisi lain, ekspor ke dua negara itu mengalami kendala transportasi. Sebagai contoh, produk ikan dari Natuna yang akan diekspor ke luar negeri harus dikirim dulu ke Muara Baru Jakarta, lalu dikemas ulang dan setelahnya baru diekspor ke negara tujuan.

“Tak ada yang direct atau langsung dari sini ke luar negeri, tapi harus melalui Jakarta dulu,” ungkap Felix.

Felix menambahkan bahwa pihaknya bersama instansi terkait seperti Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) terus bersinergi mendukung percepatan sekaligus peningkatan ekspor di daerah tersebut.

Apalagi Kepri dengan letak geogarfis 96 persen lautan memiliki potensi ikan melimpah untuk diekspor ke luar negeri. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *