Tanjungpinang (Vnews.click) – Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kota Tanjungpinang meningkatkan pengawasan penumpang di pintu masuk pelabuhan internasional Sri Bintan Pura (SBP) untuk mengantisipasi virus MonkeyPox (MPox) atau disebut cacar monyet.
Petugas BKK akan memeriksa suhu tubuh penumpang dari luar negeri yang tiba di pelabuhan tersebut menggunakan alat pemindaian otomatis atau thermal scanner yang berada di dekat pintu kedatangan.
“Para penumpang yang baru tiba dari luar negeri, langsung diarahkan petugas BKK untuk mengecek suhu tubuh. Petugas mengenakan masker dan sarung tangan siaga melihat thermal scanner,” kata Kepala BKK Tanjungpinang Robert Maison Saragih, Jumat (6/9/2024).
Robert mengatakan apabila ada penumpang yang suhu tubuhnya di atas 37,5 derajat, makan akan dilakukan pemeriksaan lanjutan.
Beberapa waktu lalu, pihaknya pernah menemukan seorang penumpang luar negeri dengan suhu tubuh di atas normal. Setelah itu, petugas langsung menanyakan riwayat perjalanan luar negeri dalam 21 hari terakhir, lalu mengecek kondisi tubuh penumpang bersangkutan untuk mengecek apakah terdapat ruam pada kulit atau tidak.
“Setelah dicek ternyata penumpang itu cuma demam biasa, dan sampai saat ini belum ada ditemukan indikasi penumpang terindikasi MPox,” ujarnya.
Robert menyampaikan selain di Pelabuhan Internasional SBP, BKK Tanjungpinang juga mengerahkan petugas berjaga di pintu kedatangan Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) serta pelabuhan penumpang internasional Bandar Bentan Telani (BBT) di kawasan pariwisata Lagoi, Kabupaten Bintan.
Ia menambahkan BKK juga sudah bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Tanjungpinang untuk menyediakan rumah sakit rujukan jika sewaktu-waktu ada penumpang kapal atau pesawat yang terindikasi terpapar virus Mpox.
“Kalau di Bintan itu ada Rumah Sakit Busung, sementara di Tanjungpinang ada RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT),” tambahnya.
Robert pun memastikan sejauh di wilayah Provinsi Kepri hanya terdapat satu kasus Mpox, namun itu pun bukan temuan kasus baru melainkan kasus lama di tahun 2023. Sedangkan di sepanjang 2024, belum ada penambahan kasus MPox atau cacar monyet tersebut.
“Sudah kita konfirmasi itu kasus lama. Kalau tidak salah seorang pegawai laundry dan sekarang sudah sembuh,” pungkasnya. (Red)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

