EKONOMI KEPRI TANJUNGPINANG

Vnews.click, Tanjungpinang – Bulog Cabang Kota Tanjungpinang telah menyerap 45 ton cadangan jagung pemerintah (CJP), berupa jagung pipil lokal yang tersebar di kabupaten/kota se-Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

“Produksi jagung pipil ini merupakan hasil kerja sama pemerintah pusat/daerah, kepolisian dan petani,” kata Kepala Cabang Perum Bulog Tanjungpinang, Arief Alhadihaq, Rabu (13/5/2026).

Arief menyampaikan pasokan jagung pipil tersebut tersebar di beberapa gudang Bulog di wilayah Kepri, seperti Kota Tanjungpinang, Kota Batam, Kabupaten Karimun, Kabupaten Lingga hingga Kepulauan Anambas.

Ia menyebutkan secara nasional target penyerapan CJP tahun 2026 mencapai 1 juta ton.

“Untuk di Kepri, target kami penyerapan CJP tahun ini tembus 100 ton,” ungkapnya.

Ia menjelaskan penyerapan CBP Bulog bagian dari penugasan pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) guna menjaga stabilisasi harga jagung di tingkat peternak/petani serta memastikan ketersediaan bahan baku.

Jagung pipil, kata dia, diusulkan untuk program stabilisasi harga dan pasokan pangan (SPHP), khusus jagung. Tujuan lainnya ialah meredam beban biaya pakan ternak unggas yang relatif tinggi.

Arief melanjutkan sampai saat ini Perum Bulog Tanjungpinang masih menunggu penugasan lanjutan dari pemerintah pusat untuk penyaluran CJP tersebut.

“Pemprov Kepri melalui dinas terkait, sudah mengusulkan ke pusat agar CJP Bulog dapat dijual kepada peternak unggas,” ucap Arief.

Dia menambahkan bahwa harga jagung pipil yang diserap Bulog sebesar Rp6.400 per kilogram.

Ia memastikan CJP yang dikelola Bulog sudah memenuhi kualitas dan standar, yaitu kadar air jagung maksimal 14 persen dan pemeriksaan alfatoksin maksimal 50 ppb. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *