Vnews.click, Tanjungpinang – Wakil Ketua Umum Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Indonesia, Citra Dyah Prastuti, menyatakan perkembangan industri media tanah air saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks.
Ia menyampaikan tantangan dimaksud salah satunya adalah perubahan perilaku masyarakat dalam memperoleh informasi. Jika sebelumnya media menjadi salah satu sumber utama informasi, kini masyarakat semakin banyak mengakses berita melalui media sosial maupun konten kreator.
“Karena itu, media harus mengenali siapa audience, dengan menyajikan konten-konten yang berguna untuk publik,” kata Citra dalam perayaan ke-5 AMSI Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) di Kota Tanjungpinang, Sabtu (26/9/2026) malam.
Selain perubahan perilaku audiens, kata dia, Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau AI juga telah membawa perubahan besar dalam industri media.
Menurutnya AI mampu mengolah dan merangkum informasi dalam waktu singkat. Kondisi tersebut membuat media harus memperkuat keunggulan yang tidak mudah digantikan oleh teknologi.
Ketika AI bisa merangkum banyak informasi, keunggulan media yang kredibel yakni dengan turun langsung sekaligus mengecek fakta di lapangan.
“Kerja jurnalistik yang dilakukan melalui verifikasi, pengecekan fakta, dan peliputan langsung menjadi bagian penting guna menjaga kredibilitas media di tengah derasnya arus informasi digital,” ujar Dyah.
Sementara, Ketua AMSI Kepri Jailani menyatakan momentum HUT ke-5 tersebut tidak sekadar menjadi ajang perayaan seremonial, tetapi juga ruang refleksi bagi perusahaan pers menghadapi perubahan industri media yang semakin cepat di tengah perkembangan teknologi, media sosial, dan kecerdasan buatan.
Ia menyebut AMSI yang masih tergolong organisasi muda terus berupaya mendorong lahirnya media siber yang profesional dan menjalankan tugas jurnalistik sesuai ketentuan.
“Realitas pada hari ini, banyak media yang dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu. Tanggung jawab media bukan kepada media itu, tapi kepada publik,” kata Jailani.
Dia menyatakan industri media saat ini masih menghadapi kondisi yang dinamis. Kendati demikian, situasi bisnis yang pasang surut tidak boleh mengurangi komitmen media dalam menyajikan pemberitaan yang berimbang.
Saat ini, sambungnya, sebanyak 12 media tergabung dalam AMSI Kepri, terdiri dari Angkaberita.id, Batampos.co.id, Ulasan.co, TribunBatam.id, Batamnews.co.id, Presmedia.id, Kepripedia.com, HarianKepri.com, Beritaibukota.com, Inikepri.com, Gurindam.id, dan Mejaredaksi.co.id.
“Kami percaya perjalanan media tidak pernah berdiri sendiri. Ada pemerintah, aparat penegak hukum, dunia usaha, perguruan tinggi, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan dan berbagai elemen masyarakat lain yang telah membangun sinergi dengan insan pers,” ujar Jailani. (Mis)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

