KEPRI KESEHATAN TANJUNGPINANG

Vnews.click, Tanjungpinang – Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) Provinsi Kepri, menghentikan sementara operasional 2 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), karena belum mengantongi sertifikat laik higiene sanitasi atau SLHS.

Ketua Satgas MBG Kepri yang juga Wakil Gubernur, Nyanyang Haris Pratamura, menyatakan langkah penutupan sementara ini mengacu pada instruksi Badan Gizi Nasional (BGN).

“Ada 2 SPPG di kepri yang ditutup sementara, yakni di Natuna, dan Senggarang, Kota Tanjungpinang,” kata Nyanyang, Rabu (16/9/2026).

Menurut Nyanyang kedua SPPG tersebut masih di luar standarisasi BGN, baik dari segi instalasi pengolahan air limbah hingga sumber air yang tidak diketahui asal-usulnya.

Di samping itu, SPPG terkait juga belum memiliki SLHS sesuai ketentuan BGN.

“Sesuai rekomendasi BGN, kedua SPPG ini diintruksikan segera mengurus SLHS sebagai salah satu syarat dioperasikan kembali, termasuk memperbaiki segala kekurangan fasilitas sesuai juklak dan juknis yang berlaku,” ungkap Nyanyang.

“Kami juga telah berkoordinasi dengan dinas kesehatan dan BPOM untuk mempercepat penerbitan SLHS bagi SPPG yang masih dalam proses pengurusan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Koordinator MBG Kepri, Rika Azmi mengungkapkan dari 240 SPPG yang beroperasi di Kepri, terdapat 54 SPPG yang masih belum memiliki SLHS.

“54 sppg tersebut sudah masuk tahap pengajuan dan akan melalui proses penilaian serta perbaikan sebelum sertifikat terbit,” pungkas Nyanyang. (Lus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *