Tanjungpinang (Vnews.click) – PT Pelni Cabang Tanjungpinang, melakukan langkah-langkah antisipasi dan mitigasi terhadap potensi cuaca ekstrem pada pelayaran angkutan penumpang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Kepala Cabang Pelni Tanjungpinang, Putra Kencana, mengatakan kondisi curah hujan disertai angin kencang berpotensi terjadi di akhir tahun, sehingga dapat memicu gelombang tinggi.
“Kami akan selalu berkoordinasi dengan BMKG, nakhoda kapal serta arahan KSOP melalui maklumat pelayaran yang berisi antisipasi cuaca buruk sebelum berlayar,” kata Putra, Kamis (18/12/2025).
Selain itu, Pelni juga telah melengkapi alat-alat keselamatan penumpang kapal, meliputi jaket keselamatan (life jacket) hingga sekoci dengan daya tampung 125 persen dari total jumlah maksimal penumpang, misalnya batas maksimal penumpang KM Bukit Raya sebanyak 1.256 orang.
Kemudian, lanjut dia, kapal-kapal Pelni pun dilengkapi dengan alat pemantau seperti radar atau monitoring pergerakan cuaca.
Putra memastikan Pelni akan menunda pelayaran ketika cuaca buruk demi keselamatan kru dan penumpang, dengan mengacu pada maklumat pelayaran KSOP serta pertimbangan nakhoda.
“Seluruh kapal Pelni telah dilakukan uji petik pada awal November 2025, sehingga dipastikan laik berlayar jelang Nataru,” ungkapnya.
Putra melanjutkan puncak penumpang Nataru melalui Pelabuhan Sei Kolak Kijang, Bintan diprediksi mulai tanggal 18 Desember 2025, dengan tujuan keberangkatan paling banyak Nusa Tenggara Timur (NTT), seperti Lewoleba dan Larantuka, menggunakan KM Tidar.
Dia memprediksi arus penumpang Nataru tahun ini sedikit meningkat dibanding tahun lalu, karena momentum libur Nataru bertepatan dengan musim libur anak-anak sekolah.
“Nataru tahun lalu, jumlah penumpang Pelni sekitar 13 ribu orang, kalau tahun ini paling naik sekitar 0,81 persen sesuai target nasional,” ungkap Putra.
Ia menambahkan tahun Pelni Tanjungpinang mengerahkan tiga armada untuk melayani Nataru, yakni KM Bukit Raya, KM Tidar dan KM Kelimutu. (Lus)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

