KEPRI TANJUNGPINANG

TANJUNGPINANG (VNEWS.click) -, Anggota DPRD Provinsi Kepri Bobby Jayanto, menghimbau Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Tanjungpinang dan Dinas Pariwisata Kepri mengantisipasi kedatangan turis yang masuk melalui jalur laut maupun jalur udara yang ada di Kota Tanjungpinang, Kota Batam dan Kabupaten Bintan.

Menurutnya, antisipasi kedatangan turis, dikawatirkan wabah virus corona yang telah menyebabkan dua warga China meninggal dunia, masuk ke Kepri dari penularan manusia.

Dia juga menyebut, virus ini sangat berbahaya sehingga harus ada upaya antisipasi sejak dini dengan kedatangan para turis ke Provinsi Kepri.

“Saya menghimbau kantor pelabuhan kesehatan pelabuhan kelas II Kota Tanjungpinang dan Dinas Pariwisata Provinsi Kepri untuk antisipasi kedatangan turis ke kota Tanjungpinang, Batam dan Kabupaten Bintan, kata Bobby, Senin (20/01) pagi.

Dikutip dari Tagar Id untuk Indonesia, Jumlah orang yang sudah terinfeksi oleh virus misterius yang merebak di China jauh lebih besar dari angka resmi. Para ilmuwan mengatakan kepada BBC, Sabtu, 18 Januari 2020. Ada hampir 50 kasus wabah virus yang dikenal dengan istila Corona. Namun para ahli Inggris memperkirakan jumlah yang terjangkit virus ini mendekati angka 1.700 orang.

Dua orang diketahui telah meninggal karena virus yang menyerang pernafasan di kota Wuhan, China pada Desember lalu. “Saya secara substansial memperkirakan jumlah yang terjangkit lebih banyak lagi,” kata Profesor Neil Ferguson, ilmuwan wabah penyakit.

Virus corona pertama kali terdeteksi di Wuhan. Setelah itu juga ditemukan di Thailand dan Jepang. Pemerintah Thailand bahkan mengkarantina turis Jepang yang diduga terjangkit virus corona. “Ini yang membuat saya khawatir,” ucap Prof Ferguson.

Pusat Analisa Penyakit Menular Global MRC di Imperial College London memberikan saran kepada badan-badan termasuk pemerintah Inggris dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang merebaknya virus corona.

Sejumlah negara melakukan pengawasan yang ketat terhadap penumpang pesawat dari China khususnya Wuhan. Singapura dan Hong Kong memeriksa secara ketat penumpang pesawat dari Wuhan di Bandara.

Sementara otoritas Amerika Serikat juga melakukan melakukan hal serupa sejak Jumat, di tiga bandara terutama di San Fransisco, Los Angeles dan New York.

Ferguson memperkirakan akan lebih banyak kasus virus corona dibandingkan laporan resmi. Menurutnya memang sulit untuk mendapatkan angka pastinya. Namun populasi lokal dan data penerbangan dapat memberikan gambaran bahwa virus ini memang telah menyebar luas. Bocoran angka yang diposting secara online sebelum publikasi jurnal ilmiah, menghasilkan angka 1.700 kasus.(Apd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *