Tanjungpinang (Vnews.click) – Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, menyatakan stok beras di daerah itu sebanyak 8 ribu ton dan tercukupi selama lebih empat bulan ke depan.
“Kita mengimbau masyarakat untuk tidak perlu khawatir terkait dengan ketersediaan stok beras. Karena stoknya cukup untuk menyambut Ramadhan hingga Idul Fitri,” kata Zulhidayat, Kamis (29/2/2024).
Ia mengatakan pemerintah akan mengantisipasi produk yang harus disiapkan menjelang bulan Ramadhan serta mengantisipasi isu nasional salah satunya masalah beras dan cabai.
“Cabai memang agak sedikit ada kenaikan, dan itu yang harus kita antisipasi untuk bagaimana penyediaannya,” ujarnya.
Saat ini harga cabai yang mengalami kenaikan, yaitu cabai nano-nano dan cabai merah sehingga dibutuhkan perhatian khusus Pemerintah.
“Penyebab naiknya harga cabai dikarenakan gagal panen di beberapa daerah, sehingga kita mengambil dari tempat lain dan menggunakan transportasi sebagian pesawat,” kata Zulhidayat
Untuk itu, Zulhidayat menyebutkan langkah pemerintah dalam menghadapi kenaikan harga bahan pokok tersebut dalam waktu dekat akan dilakukan operasi pasar murah.
“Ya, dalam waktu dekat nanti akan di distribusikan bulan Maret beras dari bulog dari pemko juga akan memberikan bantuan sembako untuk hari raya Idul Gitri bagi keluarga yang termasuk DTKS dan secara rutin kita juga melakukan operasi pasar serta gerakan pangan murah,” terangnya.
Zulhidayat juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying atau pembelian kebutuhan secara berlebihan, namun disesuaikan dengan kebutuhan sehari-hari.
“Kami mengharapkan masyarakat untuk tidak membeli kebutuhan yang berlebihan karena barang sudah tersedia di Tanjungpinang,” pungkasnya.
Sementara, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tanjungpinang, Mangamputua Gulton, inflasi Tanjungpinang pada bulan Januari mencapai 0,37 persen, yang masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan beberapa kota lain di Sumatera. Namun, perlu diwaspadai potensi kenaikan harga pada bulan Ramadhan dan Idul Fitri, yang dapat meningkatkan inflasi.
“Ini merupakan situasi yang lumrah terjadi, bukan hanya di Tanjungpinang, tetapi juga secara nasional. Menjaga inflasi tetap dalam batas yang wajar harus menjadi prioritas kita bersama, terutama menjelang ramadan dan idulfitri,” ucapnya. (Redaksi)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

