Tanjungpinang (Vnews.click) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyatakan harga bahan pokok turun usai bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1445 Hijriah/2024 Masehi.
Kepala Disperindag Kepri Aries Phariandi mengatakan beberapa komoditas bahan pokok sempat naik pada bulan Ramdhan hingga menjelang Idul Fitri 2024 dipicu stok yang terbatas, seperti cabai, bawang serta sayur-sayuran.
“Alhamdulillah, sekarang sudah mulai turun. Misalnya harga cabai sempat mencapai Rp90 ribu per kilogram, kini turun jadi Rp50 ribu per kilogram,” katanya di Tanjungpinang, Sabtu (20/4/2024).
Aries menyebut penurunan harga bahan pokok di pasaran terjadi karena pengiriman hasil panen dari daerah-daerah sentra penghasil ke Kepri sudah kembali lancar, setelah sebelumnya sempat tersendat akibat minimnya hasil panen di daerah sentra penghasil, seperti Pulau Jawa.
Ia juga menjamin stok bahan pokok di Kepri aman dan tercukupi usai perayaan lebaran Idul Fitri, sehingga masyarakat tak perlu khawatir terjadi kelangkaan sembako di pasaran.
Selain itu, lanjutnya, Pemprov Kepri telah menjalin kerja sama antardaerah (KAD) di Pulau Sumatera hingga Jawa guna memastikan keamanan dan kelancaran stok bahan pokok di Kepri.
Beberapa di daerah dimaksud yaitu Lampung, Sumatera Utara, Sumatera Barat, lalu Jawa Tengah serta Jawa Barat.
“Kita sudah MoU, apabila terjadi kelangkaan stok bahan pokok seperti cabai di Kepri, maka akan difasilitasi oleh daerah sentra penghasil tersebut,” ucap Aries.
Ia turut menambahkan bahwa Kepri bukan merupakan daerah penghasil pertanian, sehingga kebutuhan pokok masyarakat mayoritas didatangkan dari daerah lainnya di Indonesia.
Oleh karena itu, pihaknya terus menggalakkan perluasan area pertanian agar ke depan Kepri paling tidak bisa memenuhi kebutuhan pertanian lokal tanpa bergantung sepenuhnya dari daerah lain. (Redaksi)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

