TANJUNGPINANG (VNEWS.click) -Indeks Harga Konsumen 2 kota di Provinsi Kepulauan Riau, yakni kota Batam dan Tanjungpinang menunjukan deflasi sebesar 0,16 persen.
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Provinsi Kepri pada Februari 2020, terjadi deflasi sebesar 0,16 persen di provinsi Kepri. Deflasi ini terjadi karena menurunnya Indeks Harga Konsumen dari 103, 65 pada Januari menjadi 103, 48 pada Februari 2020.
Dari 2 kota IHK di Provinsi Kepulauan Riau, tercatat kota Batam dan Tanjungpinang mengalami deflasi masing masing sebesar 0,15 persen dan 0,19 persen.
Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Kepri, Rahmad Iswanto menjelaskan jika dilihat dari kelompoknya, deflasi yang terjadi pada bulan Februari disebabkan oleh menurunnya indeks 3 kelompok. “Pertama penurunan pada kelompok transportasi. Lalu kelompok perlengkapan peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga, dan ketiga pada kelompok rekreasi olahraga dan budaya,” ujarnya.
Namun sebaliknya terjadi kenaikan indeks pada tiga kelompok yaitu pada kelompok makanan, minuman, rokok dan tembakau. Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya dan kenaikan pada kelompok kesehatan.
Dirinya menjelaskan terjadinya deflasi pada Februari di dorong oleh turun nya harga tiket pesawat dan BBM Non Subsidi yang cukup signifikan.
Rahmad menambahkan dari 24 kota IHK di Sumatera, kota Tanjungpinang dan kota Batam berada di peringkat ke 5 dan 6 dari 8 kota yang mengalami deflasi pada bulan November di Sumatera.(Ego)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

