PENDIDIKAN TANJUNGPINANG

Tanjungpinang (Vnews.click) – Pemerintah Provinsi Kepri melalui Dinas Pendidikan  mengalokasikan anggaran Rp10 miliar pada APBD 2026 untuk membangun dua unit Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) baru di Kota Batam, yaitu SMKN 13 dan SMKN 14.

“Masing-masing sekolah anggarannya Rp5 miliar, terdiri dari enam ruang kelas baru, termasuk ruang majelis guru dan kepala sekolah,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kepri, Andi Agung, Kamis (15/1/2026).

Agung mengatakan dua SMK baru tersebut akan dibangun di wilayah Tanjung Uncang dan Benkong, Batam. Pembangunan ditargetkan rampung tahun 2026.

Ia menyebut pembangunan kedua SMK itu bertujuan meningkatkan akses pemerataan pendidikan agar anak-anak bisa bersekolah tak jauh dari tempat tinggal mereka.

“Seperti di Benkong itu ada tiga sekolah, yaitu SMAN 8, SMAN 25 dan SMAN 14. Tapi masih tidak cukup menampung siswa, makanya kita bangun lagi satu SMK di sana agar siswa tak menumpuk di sekolah tertentu,” ujarnya.

Selain itu, Agung menyampaikan pembangunan SMK baru itu menyesuaikan dengan tingginya minat siswa di Kepri masuk SMK dalam beberapa tahun terakhir.

Menurutnya pada tahun 2022, minat siswa di Kepri masuk SMK hanya 35 persen, sedangkan 65 persen memilih masuk SMA. Sekarang malah sebaliknya, sekitar 57 persen siswa memilih masuk SMK, dan 43 persen masuk SMA.

“Maka itu, diperlukan sarana dan prasarana dan tenaga kependidikan yang memadai untuk jenjang SMK,” ungkap Agung.

Agung menambahkan Disdik Kepri juga mengusulkan bantuan pendanaan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) untuk pembangunan sejumlah Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) baru di Batam, salah satunya di kawasan Sei Beduk.

Selanjutnya, ada pula usulan revitalisasi ruang kelas baru (RKB) serta utilitas atau sarana pendukung, seperti toilet di satuan pendidikan SMA/SMK/SLB Negeri di Kepri. (Lus)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *