KEPRI PARBUD PARIWISATA PEMERINTAHAN TANJUNGPINANG UPDATE

Tanjungpinang (Vnews.click) – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) di daerah itu pada tahun 2024 sebanyak 100 ribu orang.

Kepala Disbudpar Tanjungpinang, Muhammad Nazri, mengaku optimstis target kunjungan wisman tahun ini tercapai 100 persen, mengingat jumlah kunjungan wisman per bulan November tahun 2023 sudah mencapai 50 ribu orang.

“Tahun 2023, target kunjungan wisman sekitar 45 ribu orang, tapi hingga November sudah melebihi target. Maka itu, tahun ini kita optimistis kunjungan wisman naik lagi mencapai 100 ribu orang,” kata Nazri, Selasa (16/1/2024).

Nazri menyebut kunjungan wisman ke Tanjungpinang masih didominasi warga negara Malaysia dan Singapura. Hal ini, salah satunya dipicu jarak antara Tanjungpinang dan kedua negara tetangga itu cukup dekat, sekitar dua sampai tiga jam menggunakan transportasi laut.

Menurutnya Disbudpar Tanjungpinang telah menyiapkan sejumlah strategi untuk memenuhi target kunjungan wisman tahun ini, antara lain membenahi wajah tampilan pusat ibukota Provinsi itu guna menarik wisman berkunjung kemari, misalnya membenahi kawasan kuliner legendaris Akau Potong Lembu dan Kawasan Kota Lama yang saat ini kondisinya lebih tertata rapi dan cantik.

Kemudian, melaksanakan gotong-royong rutin setiap akhir pekan bersama semua elemen masyarakat supaya kondisi Tanjungpinang bersih, aman dan nyaman bagi wisman.

Selain itu, pihaknya juga menjalin kerja sama dengan Pemkab Bintan agar wisman yang berkunjung ke sana diupayakan datang berbelanja dan menikmati pesona Tanjungpinang.

“Tanjungpinang punya wisata alam, kuliner, kebudayaan, hingga religi. Seperti Pulau Penyengat dan Senggarang,” ujarnya.

Lebih lanjut, Nazri mengutarakan Disbudpar Tanjunpinang berkolaborasi dengan pemangku kepentingan terkait
juga menyiapkan tiga paket wisata edukasi untuk mendatangkan wisatawan, di antaranya paket wisata agro dengan menjelajahi bukit manuk, lalu menjejelah kota seperti Kota Lama, serta wisata bahari di Sei Nyirih.

“Kalau di Sei Nyirih, wisman bisa menikmati keindahan alam bahari dan mangrove sekaligus wisata edukasi, di mana mereka bisa merasakan pengalaman membuat produk-produk lokal, seperti kerupuk dan gamat,” ungkap Nazri.

Nazri menambahkan upaya promosi terus dilakukan pihaknya untuk menggaet kedatangan wisman ke Tanjungpinang. Salah satunya dengan menggandeng para konten kreator agar mereka gencar mempromosikan paket-paket wisata yang ada di Tanjungpinang.

Menurutnya konten kreator tersebut sebelumnya sudah diberikan bimbingan dan pelatihan untuk memasarkan dunia pariwisata Tanjungpinang sehingga makin dikenal luas di tingkat nasional maupun internasional. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *