Vnews.click, Tanjungpinang – Dinas Pendidikan Provinsi Kepri memastikan proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026 terbebas dari yang nama siswa titipan dari oknum atau pihak-pihak tertentu.
Kepala Disdik Kepri, Andi Agung, menyatakan pendaftaran SPMB dilakukan secara transparan melalui sistem online/daring, kecuali di daerah-daerah pulau yang terhambat signal tetap menggunakan perpaduan sistem daring dan luring/manual, seperti Lingga, Karimun, Natuna dan Anambas.
“Dalam dua tahun terakhir ini, kita sepakat bahwa SPMB harus sesuai jalur dan aturan mainnya, sehingga tak ada lagi istilah orangnya si a atau b, semua dapat perlakuan yang sama,” kata Agung, Selasa (12/5/2026).
Agung menyampaikan saat ini pihaknya terus mematangkan persiapan SPMB 2026, salah satunya melalui penanda tanganan fakta integritas bersama Ombudsman, BPMP, Inspektorat, Disdukcapil, Diskominfo dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota se-Kepri pada bulan April 2026.
Dia menjelaskan penerimaan SPMB tahun ini masih sama dengan tahun sebelumnya merujuk Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendiksman) Nomor 3 Tahun 2025 yang mengatur tentang SPMB 2025-2026.
Adapun tujuan SPMB, antara lain memberikan kesempatan yang adil bagi sleuruh murid baru, lalu peningkatan akses dan layanan pendidikan, kemudian mendorong peningkatan prestasi murid, serta mengoptimalkan keterlibatan masyarakat dalam proses penerimaan siswa baru.
“Jalur SPMB masih tetap, untuk siswa SMA itu domisili 35 persen, prestasi 30 persen, afirmasi 30 persen dan mutasi 5 persen. Sedangkan siswa SMK, prestasi 75 persen, afirmasi 15 persen, dan domisili 10 persen,” ungkapnya.
Selain itu, Kepala Disdik Kepri juga menegaskan tak ada lagi konotasi sekolah favorit pada SPMB 2026, karena pada prinsipnya semua sekolah memiliki kualitas dan fasilitas pendidikan yang merata.
Ia mencontohkan di Tanjungpunang, pendaftaran siswa baru masih didominasi SMAN 1 dan SMAN 2, karena dipengaruhi pola pikir orangtua dan siswa terhadap kedua sekolah yang dianggap favorit tersebut.
“Tapi sudah kita kunci, rencana daya tampung SMAN 1 dan 2 adalah 36-40 orang. Kalau lebih dari itu, silakan sekolah di tempat lain,” ujarnya.
Jadwal Pendaftaran
Pendaftaran SPMB SMA/SMK dan SLB di Kepri dimulai tanggal 11 sampai 14 Juni 2026, lalu 16 sampai 25 Juni 2026 verifikasi dan validasi dokumen, dan 29 juni 2026 pengumuman, serta 30 Juni sampai 2 Juli 2026 pendaftaran ulang.
Berikutnya 20-25 Juli 2026, adalah pengenalan lingkungan sekolah atau PLS. (Red)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

