Vnews.click, Tanjungpinang – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) di Provinsi Kepri sepanjang 2025 tembus di angka 2.027.037 kunjungan.
Kepala BPS Kepri, Toto Haryanto Silitonga mengatakan tingkat kunjungan wisman 2025 meningkat 21,59 persen dibanding 2024 yang sebanyak 1.667.081 kunjungan. Bahkan menjadi yang tertinggi dalam enam tahun terakhir, atau sejak 2020.
“Kunjungan wisman Kepri 2020 tercatat 408.005 kunjungan, lalu 2021 sebanyak 3.103 kunjungan, kemudian 2022 sebanyak 754.158 kunjungan, dan 2023 sebanyak 1.530.899 kunjungan,” kata Toto, Selasa (3/2/2026).
Toto menyebut puncak kunjungan wisman Kepri periode tahun lalu terjadi pada bulan Desember 2025 yang mencapai 247.024 kunjungan wisman dalam satu bulan, atau naik 56,97 persen dibanding November 2025 sebanyak 157.369 kunjungan.
Kunjungan wisman Desember itu didominasi warga Singapura sebanyak 131.482 kunjungan, diikuti Malaysia 59.989 kunjungan, Tiongkok 7.674 kunjungan, India 6.771 kunjungan, Filipina 3.641 kunjungan, Myanmar/Burma 2.882 kunjungan, Korea Selatan 2.338 kunjungan, Jepang 1.823 kunjungan, Inggris 1.663 kunjungan, Australia 1.645 kunjungan, dan lainnya sebanyak 27.116 kunjungan.
Sementara itu, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menyampaikan pertumbuhan kunjungan wisman sebesar 21,59 persen di tahun 2025 merupakan hasil kerja sama kerja lintas sektor dan keyakinan bahwa pariwisata bukan sekadar industri hiburan, melainkan penggerak ekonomi rakyat dan jembatan budaya antarbangsa.
“Peningkatan kunjungan wisman ini menegaskan posisi Kepri sebagai pintu gerbang utama pariwisata di ujung Utara Indonesia,” ujar Ansar.
Menurut Ansar keberhasilan menembus angka 2 juta kunjungan wisman menjadi cermin dari stabilitas daerah dan kualitas destinasi yang terus bersolek.
Ia menyebut pariwisata adalah instrumen utama dalam pemerataan kesejahteraan, sebuah visi yang kini terwujud dalam kontribusi devisa sebesar Rp22,6 triliun.
“Angka ini bukan sekadar statistik ekonomi, melainkan napas bagi pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik di Kepri,” pungkas Ansar. (Lus)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

