Tanjungpinang (Vnews.click) – Sejumlah warga keturunan Tinghoa melaksanakan sembahyang leluhur sehari menjelang Hari Raya Imlek 2025 di gedung krematorium dan penyimpanan abu di Vihara Avalokitesvara, Kilometer 14, Kota Tanjungpinang, Selasa (28/1/2025).
Pengelola Vihara Avalokitesvara, Hengky Suryawan, mengatakan, warga Tionghoa datang silih berganti untuk menggelar sembahyang leluhur guna mengenang sekaligus mendoakan leluhur yang telah meninggal dunia, khususnya ditujukan untuk jenazah orangtua atau ahli keluarga yang dikremasi lalu abunya disimpan di rumah abu Vihara Avalokitesvara.
Menurutnya dalam pelaksanaan ritual sembahyang leluhur, warga Tionghoa menyiapkan aneka hidangan dan sajian yang menjadi makanan favorit leluhur mereka semasa hidup seperti daging, kue kering serta buah-buahan, sembari membakar dupa di atas meja.
Selain itu, mereka juga membakar uang kertas serta berbagai replika kertas mulai dari rumah, pakaian, hingga motor. Tujuannya untuk menghormati sekaligus memberikan persembahan untuk leluhur dan dewi-dewi
“Sembahyang leluhur ini sudah menjadi tradisi kuat setiap menyambut Imlek,” ujar Hengky.
Hengky turut menambahkan tradisi perayaan Imlek lainnya yang dilakukan warga Tinghoa ialah saling berkunjung dari rumah ke rumah keluarga maupun kerabat. Biasanya yang muda akan mengunjungi mereka yang lebih tua.
“Misalnya, anak-anak harus terlebih dulu mengunjungi orangtuanya, baru kemudian sebaliknya,” ucapnya. (Red)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

