Bintan (Vnews.click) – Dalam rangka untuk melakukan pencegahan penyakit mulut dan kuku (PMK) yang akhir-akhir ini kasusnya kembali merebak di berbagai daerah di Indonesia, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bintan melaksanakan kegiatan vaksinasi PMK pada hewan ternak sapi.
Menurut Sri Heny Utami, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bintan, vaksin PMK merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian melalui Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepri.
“Kabupaten Bintan mendapatkan alokasi vaksin PMK tahap pertama sebanyak 200 dosis” jelas Sri Heny Utami, Kamis (6/2/2025).
Sementara itu, Pejabat Otoritas Veteriner Kabupaten Bintan, drh. Iwan Berri Prima menjelaskan bahwa program vaksinasi PMK ini targetnya sesuai arahan pemerintah pusat adalah pada hewan sapi dan Bintan mendapatkan alokasi sebanyak 200 dosis dengan uraian Kecamatan Bintan utara sebanyak 15 dosis, Teluk Sebong sebanyak 29 dosis, Toapaya sebanyak 43 dosis, Teluk Bintan sebanyak 13 Dosis, Gunung kijang sebanyak 25 dosi dan Bintan timur sebanyak 75 dosis.
“Dalam pelaksanaan vaksinasi ini melibatkan 4 orang dokter hewan dan 13 tenaga paramedik veteriner dan tenaga kesehatan hewan lainnya dari Dinas Ketahanan Pangan dan pertanian Kabupaten Bintan” ungkap drh. Berri yang juga merupakan Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan. (Red)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

