Tanjungpiang (vnews.click) – Puluhan besi penutup lubang drainase di depan gedung daerah atau rumah dinas Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) hingga membawa ke rumah makan sederhana di kawasan wisata tepi laut Kota Tanjungpinang, hilang.
Bambang, seorang warga setempat menyampaikan peristiwa hilangnya besi penutup lubang drainase itu sudah terjadi sejak setahun terakhir.
“Sampai sekarang, hilangnya besi-besi itu masih misteri. Sepertinya kena curi, tapi tidak tahu siapa pelakunya,” kata Bambang, Sabtu.
Warga lainnya, Heni meminta agar pemerintah melalui dinas terkait segera memperbaiki atau mengganti besi penutup drainase yang hilang itu dengan yang baru.
Dia khawatir kondisi drainase berlubang ini dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama pejalan kaki.
Apalagi saat sore jelang malam hari, kawasan itu selalu ramai dikunjungi warga untuk bersantai menikmati panorama alam laut dan aktivitas lalu lintas kapal penyeberangan antarpulau.
Momen ini pun dimanfaatkan oleh para pedagang kaki lima untuk mengais rezeki dengan berjualan aneka minuman dan makanan ringan hingga permainan anak-anak.
“Kalau lubangnya tidak segera ditutup, orang-orang akan buang sampah sembarangan di saluran drainase. Ini akan memicu penyumbatan hingga banjir ketika hujan deras tiba,” ujar Heni. (Lus)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

