Tanjungpinang (Vnews.click) – Rekomendasi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk Pemilihan gubernur (Pilgub) Kepri berubah ke Ansar-Nyanyang.
Sebelumnya, rekomendasi PKS tertuju kepada Rudi-Aunur Rafiq.
Hal itu disampaikan Ketua DPW PKS Kepri, Bahtiar.
“Peralihan keputusan dari Pak HMR-AR kepada Pak AA-NHP disebabkan karna keputusan DPP PKS Pusat,” sebutnya melalui pesan whatsaap, Selasa (20/8/2024).
Ia menjelaskan bahwa rekomendasi ini sudah menjadi keputusan pengurus pusat.
“Ini sudah bukan wewenang dan level DPW PKS Kepri,” sebutnya.
“Tentunya kami sebagai pengurus di bawah wajib melaksanakan keputusan pusat,” tambahnya.
Bergabungnya PKS bersama Koalisi Pusat (KIM) mempengaruhi keputusan terkait Pilkada di semua daerah.
Sekertaris MPW Kepri, Suryani mengatakan, apa yang menjadi keputusan pengurus pusat PKS harus dijalankan daerah.
“Melaksanakan keputusan DPP,”ujarnya.
Sampai saat ini, Ansar Ahmad-Nyanyang Haris Pratamura telah mendapatkan rekomendasi sebanyak 7 partai yang memiliki kursi DPRD Kepri hasil Pemilu 2024. Mulai dari Golkar sebanyak 9 kursi, Gerindra 9 kursi, Demokrat 3 kursi, PKB 2 kursi, PAN 2 kursi, Perindo 1 kursi, dan yang baru bergabung PKS 6 kursi.
Sehingga total kursi yang diperoleh Ansar-Nyanyang dari hasil rekomendasi sebanyak 32 kursi.
Masih ada sejumlah partai yang belum mengeluarkan rekomendasi. Yakni, PDI-Perjuangan sebanyak 4 kursi Hanura dan PSI masing masing 1 kursi.
Untuk M.Rudi-Aunur Rafiq baru mendapatkan rekomendasi dari Nasdem yang memperoleh 7 kursi. (Red)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

