EKONOMI KEPRI PEMERINTAHAN SOSIAL TANJUNGPINANG UPDATE Videos

Tanjungpinang (Vnews.click) – Perusahaan asing asal Tiongkok, yaitu PT China Road and Bridge Corporation (CRBC) tertarik untuk membangun proyek jembatan Batam-Bintan (Babin).

Hal itu disampaikan dalam pertemuan bersama Gubernur Kepri, Ansar Ahmad dan Wagub Kepri, Nyanyang Haris Pratamura beserta jajaran di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Rabu (27/8/2025).

Bussines Development Renewabale Energy Head Coordination CRBC, Lian Pongoh, menyampaikan alasan tertarik membangun jembatan babin, karena ingin memajukan perekonomian di wilayah Kepri, khususnya Batam dan Bintan.

“Proyek ini juga didukung oleh pemerintah Indonesia,” ujarnya usai pertemuan.

Pihaknya berharap dukungan pemerintah serta masyarakat Kepri supaya proyek jembatan itu lekas terealisasi, karena jembatan babin dapat meningkatkan konektivitas orang dan barang serta perekonomian Batam dan Bintan.

CRBC siap memberikan penawaran pembangunan jembatan babin dengan teknologi mutakhir untuk menekan pembiayaan proyek tersebut.

“Itu sudah berhasil kita lakukan pada sejumlah proyek, termasuk jembatan Suramadu di Pulau Jawa,” kata Lian.

Sementara itu, Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura, menyambut baik kedatangan perwakilan kontraktor CRBC Indonesia yang menawarkan keikutsertaan mereka membangun jembatan babin di Kepri.

Terlebih lagi, perusahaan asing itu telah memiliki segudang pengalaman dalam membangun jembatan dan jalan tol di Indonesia, salah satunya jembatan Suramadu yang menghubungkan Surabaya di Pulau Jawa dengan Bangkalan di Pulau Madura.

Terkini, sambungnya, proses pembangunan jembatan babin sedang dalam tahap review DED dan penyelidikan tanah oleh Bappenas dan Kementerian PU.

“InsyaAllah Oktober rampung dan langsung diumumkan nilai investasinya. Kalau sebelum review itu, nilai investasinya sekitar Rp14 triliun,” ujar Nyanyang. (Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *