KEPRI KESEHATAN PEMERINTAHAN SOSIAL TANJUNGPINANG UPDATE

Tanjungpinang (Vnews.click) – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Mochammad Bisri, menyatakan capaian vaksinasi polio masih rendah karena terdapat penolakan oleh sejumlah orangtua agar anaknya tidak divaksin polio.

“Tahap pertama vaksin polio di Kepri sebesar 75 persen atau di bawah target 95 persen, karena ada orangtua tidak rela anaknya divaksin polio,” kata Bisri, Jumat (24/8/2024).

Bisri menyebut alasan orangtua menolak anaknya divaksin kemungkinan karena tidak mendapatkan informasi yang benar mengenai vaksin polio, misalnya takut risiko si anak demam setelah divaksin. Padahal demam ringan itu tetap aman.

Menurutnya penolakan tersebut dominan terjadi di Kabupaten Anambas. Setidaknya terdapat sekitar 400 orangtua menolak anaknya diberikan vaksin polio.

“Makanya untuk vaksinasi tahap dua akan dilakukan sebaik mungkin guna mencapai target sebesar 95 persen,” ungkap Bisri.

Selain itu, wilayah Kepri yang terdiri dari gugusan pulau-pulau memerlukan waktu cukup panjang untuk mengejar target vaksin polio 95 persen.

Ia mengajak pihak RT dan RW melaporkan ke Dinas Kesehatan Kepri terkait rumah-rumah warga yang terdapat anak berusia 0 hingga 7 tahun.

Ia menegaskan, tenaga kesehatan akan memberikan penjelasan, jika ada orangtua yang meragukan pentingnya memberikan imunisasi polio.

“Jika ada orangtua yang ragu, dokter akan memberikan penjelasan,” ujarnya.

Bisri menambahkan saat ini pihaknya masih melanjutkan vaksinasi polio tahap kedua dengan realisasi capaian 42 persen. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *