Tanjungpinang (Vnews.click) – Pelni Cabang Tanjungpinang, Kepri menyampaikan puncak penumpang pasca Natal 2024 terjadi pada tanggal 28 Desember 2024, dengan jumlah penumpang sekitar 1.456 orang menggunakan KM Bukit Raya.
“Per hari ini tiket KM Bukit Raya yang sudah terjual sekitar 1.200 seat atau tempat duduk, dan diprediksi terus bertambah hingga keberangkatan, sesuai kapasitas dispensasi sebanyak 1.456 seat,” kata Kepala Cabang Pelni Tanjungpinang Putra Kencana, Jumat (28/12/2024).
Putra Kencana menyebut KM Bukit Raya akan melayani para penumpang rute Kijang – Pulau Laut – Pulau Tujuh hingga Surabaya.
Kapal itu dijadwalkan berangkat tanggal 28 Oktober atau sekitar pukul 22.00 WIB. Waktu keberangkatan sedikit ditunda, salah satunya karena faktor cuaca.
“Semestinya KM Bukit Raya berangkat siang hari atau pukul 13.00 WIB, tapi ditunda jadi malam hari,” ujarnya.
Sementara untuk puncak penumpang sebelum perayaan Natal, kata Putra, terjadi pada tanggal 20 Desember 2024 yang sebanyak 1.500 orang menggunakan KM Tidar, rute Kijang – Tanjung Priok – Surabaya – Makassar – Baubau – Maumere – Larantuka – Lewoleba – Kupang.
Putra menyampaikan jumlah penumpang peridoe sebelum dan pasca Natal 2024 yang dilayani Pelni Tanjungpinang mengalami kenaikan sekitar sepuluh persen dibanding tahun sebelumnya, namun ia belum dapat merinci data total penumpang karena masih direkap petugas di lapangan.
Berdasarkan catatan, lanjut dia, Pelni Tanjungpinang telah melayani tiga kali keberangkatan penumpang sebelum Natal, meliputi KM Tidar sekitar 1.500 penumpang, lalu KM Lawit 32 penumpang tujuan antarpulau di Kepri, dan Bukit Raya 329 penumpang tujuan Belinyu-Bangka Belitung.
Selanjutnya, untuk keberangkatan pasca Natal terdiri dari KM Bukit Raya yang saat ini sudah tercatat 1.200 penumpang, dan KM Dorolonda 300 penumpang tuiuan ke Tanjung Priok – Surabaya – Makassar – Baubau – Bangka Belitung.
Kenaikan penumpang Natal sepuluh persen itu dipengaruhi musim libur yang cukup panjang, yaitu Natal, Tahun Baru dan ditambah libur anak sekolah, sehingga masyarakat banyak memilih pulang ke kampung.
“Tujuan penumpang sebelum Natal didominasi daerah Timur, terutama Nusa Tenggara Timur, Baubau, Lewoleba, serta Larantuka,” ujarnya.
Putra turut menambahkan arus balik mudik Natal dan Tahun Baru diprediksi pada tanggal 2 Januari 2025, dengan jumlah penumpang sekitar 1.000 orang menggunakan KM Tidar.
Menurutnya mudik Natal dan Tahun Baru ikut berdampak pada perekonomian daerah, di mana para perantau dari kota pulang ke desa atau kampung halaman membawa sejumlah uang dan membelanjakannya di daerah asal.
Di sisi lain, arus pemudik tahun ini juga memicu peningkatan okupansi serta hunian penumpang kapal Pelni. Pelni Tanjungpinang berkomitmen maksimal dalam melayani penumpang sesuai dengan SOP dan arahan manajemen, termasuk memantau perkembangan kondisi cuaca dari BMKG sebelum berangkat.
“Periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Pelni Tanjungpinang mengerahkan lima armada, meliputi kapal reguler KM Tidar dan KM Bukit Raya, lalu tambahan kapal KM Lawit dan KM Dorolonda,” pungkas Putra. (Red)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

