KEPRI SOSIAL TANJUNGPINANG UPDATE

Tanjungpinang (Vnews.click) – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Hasbi, mengingatkan masyarakat potensi kemarau dampak fenomena El Nino diprediksi terjadi hingga bulan September 2023.

Pihaknya telah memetakan beberapa wilayah di Kepri rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), yaitu Kabupaten Natuna, Kabupaten Anambas, dan Kabupaten Bintan.

“Tiga daerah ini rawan karhutla karena area hutannya lebih luas dibanding kabupaten/kota lainnya di Kepri,” ungkap Hasbi, Rabu (14/6/2023).

Hasbi menyampaikan selain karhutla, kondisi kemarau tahun ini juga bisa memicu kekeringan air bahkan berakibat pada penurunan produksi pertanian.

Pihaknya bersama instansi terkait terus melakukan koordinasi guna mengantisipasi dampak musim kemarau, mulai dari ancaman kekeringan air bersih karhutla, serta keterbatasan stok bahan pangan.

“Kami sudah meminta masing-masing pemerintah kabupaten/kota se-Kepri mensosialisasikan dampak kemarau bagi masyarakat, sehingga diperlukan langkah-langkah antisipasi bersama seluruh elemen masyarakat,” ucap Hasbi.

Selain itu, ia turut mengimbau warga tidak membuang puntung rokok sembarangan karena dapat memicu kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *