Tanjungpinang (Vnews.click) – Pemprov Kepri telah mengalokasikan ruang laut seluas 3 juta hektare untuk kawasan konservasi yang tersebar di enam wilayah setempat.
“Penetapan kawasan konservasi ini tidak hanya untuk menjaga keberlanjutan ekosistem, tapi juga membuka peluang ekonomi yang lestari, seperti pariwisata berbasis konservasi,” kata Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, Rabu (23/7/2025).
Wakil Gubernur Nyanyang menyebut dari total area konservasi laut seluas tiga juta hektare itu, sekitar 1,1 juta hektare dikelola pemerintah pusat, sisanya sekitar 1,9 hektare dikelola Pemprov Kepri.
Kawasan konservasi yang dikelola Pemprov Kepri tersebar di perairan Timur di Kabupaten Bintan, Galang-Rempang di Kota Batam, Serasan di Kabupaten Natuna, serta Pulau Tiga dan Desa Penaah di Kabupaten Lingga.
“Khusus kawasan konservasi di Kabupaten Anambas, dikelola langsung pemerintah pusat,” ujarnya.
Nyanyang juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh pemangku kepentingan dalam pengelolaan kawasan konservasi, termasuk masyarakat lokal dan pelaku usaha.
Menurutnya ekosistem seperti terumbu karang dan lamun memiliki nilai ekologis dan ekonomi, sehingga diperlukan sinergi semua pihak menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga dan memanfaatkan kawasan ini secara berkelanjutan.
Dalam hal ini, pengusaha juga punya kepentingan karena ketika kawasan konservasi terjaga, tentu ekosistem laut ikut terjaga dan berkelanjutan.
“Kawasan konservasi di perairan Kepri ikut memberikan kontribusi sekitar 10,54 persen dari target nasional yang berada di wilayah pengelolaan perairan (WPP) 711,” ungkapnya. (Red)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

