KEPRI KESEHATAN TANJUNGPINANG

TANJUNGPINANG (VNEWS.CLICK) – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memastikan masih menggunakan vaksin COVID-19 astrazeneca meski Pemerintah Pusat menghentikan sementara pendistribusian maupun penggunaan vaksin asal negara Inggris tersebut.

“Vaksin jenis astrazeneca tetap digunakan di wilayah Kepri,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri Mochammad Bisri, Rabu (19/5).

Bisri menjelaskan kebijakan penghentian sementara penggunaan vaksin astrazeneca itu hanya berlaku khusus untuk batch atau produksi dengan nomor CTMAV547.

Sementara, kata dia, vaksin astrazeneca yang beredar di daerah ini memiliki batch berbeda, yaitu dengan nomor CTMAV548.

Dengan demikian, lanjutnya, Kepri tidak termasuk dalam pemberhentian sementara penggunaan vaksin astrazeneca.

“Kepri tidak mendapat surat dari Kementerian Kesehatan terkait penghentian sementara penggunaan vaksin astrazeneca,” ujar Bisri.

Dia turut menegaskan sampai saat ini sudah lebih dari 60 ribu warga setempat disuntik vaksin astrazeneca.

Berdasarkan hasil pantauan pihaknya, belum ada laporan penerima vaksin ini mengalami kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) yang luar biasa.

“Belum ada yang sampai dilarikan ke rumah sakit akibat efek samping berlebihan usai disuntik vaksin ini,” ungkap Bisri.

Lebih lanjut, dia mengutarakan hingga sejauh ini Kepri masih memiliki 14.000 vial vaksin astrazeneca atau 140 ribu dosis, yang digunakan untuk memvaksinasi masyarakat setempat.

“Vaksinasi astrazeneca di Kepri sudah dimulai,” ujarnya.

Pemprov Kepri memang tengah menggesa pelaksanaan vaksinasi di Kepri, sesuai target ada sekitar 1,4 juta warga yang bakal divaksin dalam jangka waktu setahun ini.

“Vaksinasi merupakan ikhtiar bersama memutus penyebaran COVID-19. Pemerintah mengharapkan dukungan masyarakat agar vaksinasi ini berjalan lancar,” demikian Bisri. (Lusi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *