EKONOMI KEPRI PEMERINTAHAN TANJUNGPINANG

Tanjungpinang, Vnews.click (Advertorial) – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berharap penurunan harga BBM khusus kawasan Free Trade Zone (FTZ) atau zona perdagangan bebas di Batam, juga diberlakukan secara merata di wilayah FTZ lainnya di daerah setempat.

“Mulai 1 Mei 2023, ada pemberlakuan harga khusus BBM dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), di mana sebelumnya harga BBM berlaku sama di seluruh Kepri, termasuk Batam,” kata Rudy Chua, Selasa (2/5/2023).

Legislator Komisi II itu mengatakan bahwa kawasan FTZ di Kepri bukan hanya Kota Batam, tapi juga ada dua kabupaten lainnya, yaitu Bintan dan Karimun.

Oleh sebab itu, menurutnya, jika FTZ menjadi dasar penurunan harga BBM maka mustinya kebijakan serupa pun diterapkan di dua kabupaten tersebut.

“Ini yang harus diperjuangkan oleh pemerintah daerah karena penurunan BBM jelas akan meringankan beban masyarakat, sehingga bisa meningkatkan daya beli khususnya di kawasan FTZ Bintan dan Karimun,” ungkapnya.

Kendati begitu, ia sangat mengapresiasi penyesuaian harga BBM di Batam yang selaras dengan harga minyak dunia sedang dalam tren penurunan usai informasi OPEC atau organisasi negara-negara pengekspor minyak bumi tidak akan memangkas produksinya.

Lanjutnya menyampaikan berdasarkan data Bloomberg pukul 08.25 WIB, WTI Crude telah turun 0,69 persen atau 0,53 poin ke posisi US$76,25 per barel. Sementara, Brent Crude melemah 0,63 persen atau 0,51 poin ke level US$79,82 per barel.

“Penyesuaian harga BBM di kawasan FTZ Batam, mempertimbangkan pembebasan komponen pajak sebagai daerah bebas pajak pertambahan nilai (PPN),” ucap Rudy Chua.

Penyesuaian harga BBM di Batam dipertegas dengan terbitnya Keputusan Menteri ESDM No 245.K/MG.01/MEM.M/2022. Keputusan ini merupakan perubahan atas Keputusan Menteri No. 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis BBM Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Berikut penyesuaian harga BBM khusus FTZ Batam per tanggal 1 Mei 2023. Harga Pertamax turun dari Rp12.800 menjadi Rp13.300 per liter.

Kemudian, Pertamax Turbo turun dari Rp15.600 menjadi Rp14.300 per liter. Dex Lite turun dari Rp14.850 menjadi Rp12.900 per liter. Pertamina Dex turun dari Rp16.000 jadi Rp13.800 per liter.

Sementara harga BBM di Kepri selain Batam, yaitu Pertamax dan Pertamax Turbo masih tetap stabil, masing-masing Rp13.800 per liter dan Rp15.600 per liter.

Namun, khusus harga Dexlite turun dari Rp14.850 menjadi Rp14.200 per liter, lalu Pertamina Dex turun dari Rp16.000 menjadi Rp15.200 per liter. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *