Tanjungpinang (Vnews.click) – Unit kerja BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Sumbarriau Kepri telah mencapai Rp2,8 Triliun pembayaran, dengan jumlah klaim sebanyak 236 ribu.
Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbarriau Kepri, Eko Yuyulianda mengatakan jumlah pembayaran klaim tersebut merupakan rekapitulasi dari total 29 unit Kantor Cabang di seluruh jajaran unit kerja Kantor Wilayah Sumbarriau Kepri yang tersebar di Provinsi Sumatera Barat, Provinsi Riau dan Provinsi Kepri.
“Jumlah tersebut berasal dari total pembayaran manfaat kepada peserta untuk kelima program jaminan sosial yang dijalankan BPJS Ketenagakerjaan sesuai amanat UU No 24 Tahun 2011, diantaranya Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP),” terangnya, Kamis (3/10/2024).
Untuk di wilayah kerja BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Sumbarriau, Provinsi Riau menjadi provinsi tertinggi dalam kasus pembayaran klaim dan manfaat kepada peserta, dengan nominal pembayaran klaim mencapai Rp1,2 Triliun untuk 106 ribu kasus klaim.
Sementara itu, Provinsi Kepri sebesar 855 Miliar untuk 75 ribu kasus klaim dan Provinisi Sumatera Barat sebesar Rp747 miliar untuk 54 ribu kasus klaim
Angka tersebut belum termasuk manfaat beasiswa yang diberikan kepada 4.518 anak senilai Rp21,8 miliar.
Selain itu jumlah Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) juga terus ditingkatkan guna mempercepat penanganan peserta yang mengalami kecelakaan kerja.
Untuk di wilayah Sumbarriau tercatat ada 644 rumah sakit yang telah menjadi Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) BPJS Ketenagakerjaan, di mana jumlah tersebut tersebar di wilayah kerja Kanwil Sumbarriau, meliputi Provinisi Sumatera Barat sebanyak 244 PLKK, kemudian Provinsi Riau sebanyak 238 PLKK dan Provinsi Kepri sebanyak 162 PLKK.
Sementara itu Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Tanjungpinang, Sunjana menyampaikan, hingga saat ini pihaknya telah membayarkan total klaim mencapai Rp92 miliar dengan jumlah klaim sebanyak 7.163 kasus.
Adapun rincian pembayaran klaim tersebut terdiri dari, pembayaran klaim Jaminan Hari Tua (JHT) dengan klaim terbanyak yaitu 5.657 kasus dengan total pembayaran klaim Rp72 Miliar.
Diikuti dengan program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dengan 693 kasus dengan nominal pembayaran 93,3 miliar. Lalu, program Jaminan Kematian (JKM) dengan 258 kasus dengan nominal pembayaran Rp61,6 Miliar.
Untuk Program Jaminan Pensiun (JP) berjumlah 182 kasus dengan nominal pembayaran Rp2,4 Miliar dan Program Jamian Kehilangan Pekerjaan (JKP) berjumlah 373 kasus dengan nominal pembayaran mencapai Rp590 Juta.
“Sedangkan untuk manfaat beasiswa, sebanyak 209 anak dari ahli waris telah mendapatkan manfaat beasiswa dengan nominal pembayaran sebesar Rp964 juta,” ungkapnya. (Mis)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

