Bintan (Vnews.click) – PT Indojaya Agrinusa, yang merupakan anak perusahaan Japfa Group mengalami kerugian sekitar Rp15 miliar, usai 3 kandang ayam mereka yang berada di kampung Tanjung Kapur, Kelurahan Kawal, Kabupaten Bintan, terbakar pada Rabu, 4 Juni 2025 kemarin.
Head of Feed Sumatra Japfa Group, Anwar Tandiono, mengatakan nilai kerugian itu kini dalam pengurusan klaim kepada pihak asuransi dari Jakarta.
Bahkan pihak asuransi dimaksud sudah turun mengecek langsung kondisi di lapangan, dan mereka tak keberatan terkat pengajuan klaim tersebut.
“Apalagi, kami menyertakan hasil investigasi polisi sebagai salah satu syarat pengajuan klaim, karena ini benar-benar murni force majeure atau keadaan kahar,” ungkapnya.
“Dari hasil kesimpulan penyelidikan pihak kepolisian, musibah kebakaran ini murni disebabkan korsleting listrik, bukan disengaja,” ujarnya lagi.
Anwar menyebut hasil klaim asuransi itulah yang akan digunakan kembali untuk proses pembangunan kandang ayam yang terbakar, di mana saat kejadian itu kondisi ayam sudah panen dan habis dijual.
Ia berharap, klaim asuransi dapat segera diproses dan dicairkan, sehingga pihaknya dapat membangun kandang ayam, menggunakan biaya yang dibayar pihak asuransi tersebut.
“Harapannya seperti itu, karena keberadaan kandang ayam ini menunjang proses produksi ayam di Bintan,” pungkas Anwar. (Mis)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

