TANJUNGPINANG (VNEWS.click) – Kepala Dinas KesehatanPprovinsi Kepri, Tjetjep Yudiana menyampaikan sampai saat ini RSUD Raja Ahmad Tabib di Tanjungpinang tidak ada menangani pasien terkena virus corona.
“Pihak RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang membantah menangani pasien terpapar virus corona sebagaimana kabar yang beredar di chat grup whatsapp, Minggu (26/01) kemarin,” kata Tjetjep.
Tjetjep menjelaskan, pada hari Minggu (26/01) pagi kemarin memang terdapat pasien anak laki-laki berusia 3 tahun asal negara China yang berobat di RSUD Kepri. Namun berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, pasien hanya menderita penyakit sesak nafas dan langsung dipulangkan ke Lagoi Bay tempat di mana pasien dan keluarga menginap.
“Kita menyayangkan beredarnya potongan screnshoot mengenai informasi pihak RSUD Raja Ahmad Tabib menangani pasien terpapar corona tersebut,” tegas Tjetjep.
Dirinya menyatakan informasi awal kabar ini dikirim oleh pegawai RSUD Kepri ke rekannya melalui grup whatsapp. Kemudian meluas hingga ke media sosial seperti Facebook dan Instagram.
Tjetjep berjanji akan mengevaluasi pegawai tersebut, karena sudah membuat resah masyarakat terkait kasus virus mematikan tersebut.(Ego)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

