Vnews.click, Tanjungpinang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri mengimbau masyarakat mewaspadai kondisi kualitas udara memburuk dalam beberapa hari terakhir dampak kabut asap kiriman dari Kalimantan.
“Waspadai kualitas udara memburuk, terutama di wilayah Tanjungpinang, Bintan, Lingga dan Batam,” kata Plt Kepala Dinkes Kepri, Mohammad Bisri, Senin (28/9/2026).
Karena itu, Bisri mengingatkan masyarakat sebaiknya mengurangi aktifitas di luar rumah jika tak ada keperluan mendesak, khususnya kelompok rentan penyakit seperti anak-anak hingga warga lanjut usia.
Masyarakat diimbau tetap menggunakan masker ketika bepergian atau ke luar rumah, guna mencegah polusi udara yang ditimbulkan dari kabut asap.
“Kabut asap dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, salah satunya infeksi saluran pernafasan akut (ISPA), termasuk penyakit influenza yang belakangan ini marak terjadi di Kepri,” ucap Bisri.
Bisri menambahkan Dinkes Kepri bersama dinkes tingkat kabupaten/kota sudah menyiapkan pelayanan kesehatan maksimal di puskesmas hingga rumah sakit untuk mengantisipasi lonjakan kasus ISPA akibat kabut asap yang diperparah musim kemarau panjang.
Selama periode September 2026, lanjut Bisri, jumlah kasus ISPA di Kepri tercatat sudah mencapai 3.000-an kasus.
“Kami juga sudah mendistribusikan masker ke puskesmas-puskesmas untuk dibagikan kepada masyarakat, supaya tidak terpapar kabut asap,” pungkasnya. (Lus)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

