KEPRI PEMERINTAHAN TANJUNGPINANG

Tanjungpinang (Vnews.click) – Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan) Kementerian Pertanian Bambang membantah adanya informasi impor produk pertanian ilegal khususnya beras dari luar negeri melalui Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Dari informasi yang diterima Karantina Pertanian, kata dia, ada puluhan hingga ratusan karung beras ilegal yang diimpor dari negeri jiran Malaysia dan Singapura.

“Informasi itu tidak benar. Ternyata cuma isu saja,” kata Bambang dalam kunjungan kerjanya di Tanjungpinang, Minggu (25/12/2022).

Menurutnya kondisi yang terjadi di lapangan ialah masyarakat/penumpang asal Kepri yang pulang dari Malaysia atau Singapura membawa beras ukuran 2 hingga 10 kilogram, dan sudah melalui pemeriksaan Karantina Pertanian guna memastikan produk makanan tersebut bebas dari hama penyakit.

“Kalau itu kita maklum, barangkali masyarakat ingin coba makan beras dari luar negeri, jumlahnya pun sedikit,” kata Bambang di Tanjungpinang, Senin.

Selain itu, Bambang juga memastikan pelayanan karantina berjalan lancar dan ketersediaan pangan tetap stabil pada libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.

Dalam upaya meningkatkan pengawasan lalu lintas komoditas pertanian, ia mengajak seluruh unsur pemerintahan daerah terus meningkatkan sinergi untuk bersama-sama melakukan pengawasan.

“Menjaga kelestarian sumber daya alam adalah tanggung jawab bersama, mari bersama-sama kita lakukan upaya melindungi negeri ini dari ancaman masuk dan tersebarnya hama penyakit,” ujar Bambang.

Menurut Bambang, memperlancar arus distribusi dari sentra produksi ke pasar merupakan intervensi sesuai dengan arahan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo agar penyediaan bahan pangan saat perayaan natal dan tahun baru.

Dengan demikian, lanjutnya, percepatan layanan karantina yang sejalan dengan pengawasan keamanan pangannya menjadi prioritasnya dan jajaran karantina pertanian.

“Kami terus meningkatkan sinergisitas dengan instansi terkait dan pihak keamanan TNI/Polri,” ujar Bambang.

Bambang pada kesempatan itu turut meresmikan gedung baru Kantor Karantina Pertanian Tanjungpinang yang terletak di Jalan Bandara Raja Haji Fisabilillah, Kota Tanjungpinang.

Gedung baru tersebut akan dijadikan sebagai kantor induk atau kantor administrasi. Keberadaan kantor yang strategis itu untuk mendukung optimalisasi pelayanan yang dibutuhkan masyarakat dan menyesuaikan kebutuhan instansi saat ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *