Tanjungpinang (Vnews.click) – Dinas Pariwisata Provinsi Kepri melakukan program easy access untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman).
Program easy access, yakni bagaimana memberikan kemudahan bagi wisatawan masuk ke daerah ini dengan mengurangi berbagai hambatan kunjungan pariwisata.
Kepala Dispar Kepri, Guntur Sakti, mengatakan poin pertama yang sangat prioritas adalah relaksasi visa, karena ini terbukti bisa mendongkrak kunjungan wisman pada akhir tahun 2024, sehingga capaian kunjungan wisman 2024 melampaui target rancangan pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) dari 1,4 juta menjadi 1,6 juta orang.
“Akhir tahun 2024, kita dapat dua insentif kelonggaran visa dari pusat, yakni di Oktober pemegang permanent resident (PR) Singapura bebas visa masuk, dan di Desember ada visa pendek tujuh hari dengan Rp250 ribu, sehingga ini jadi altrenatif easy accsess ke Kepri,” kata Guntur, Selasa (6/5/2025).
Berikutnya, kata Guntur, Gubernur Kepri Ansar Ahmad juga meminta pelabuhan laut yang menjadi pintu masuk wisman segera berbenah melakukan modernisasi pelayanan dengan memasang autogate. Di Kepri, baru ada dua pelabuhan yang menerapkan autogate.
Autogate adalah sistem otomatis yang mencatat secara otomatis pengguna jasa yang masuk dan keluar dari pelabuhan. Sistem ini dapat membantu meningkatkan keamanan pelabuhan dan mengurangi antrean pengguna jasa.
“Layanan keimigrasian yang mulus, modern dan kompetitif akan menjadi daya tarik bagi wisatawan global, sekaligus menciptakan pengalaman yang lebih nyaman bagi mereka,” ujar Guntur.
Selain itu, lanjut dia, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) turut memberikan lampu hijau atas usulan Gubernur Ansar agar ada skema pengembangan bebas visa baru untuk entitas tertentu di Singapura. Mereka adalah yang tinggal bersekolah dan bekerja di Singapura sebagai pemegang Pass Jolder.
Guntur menjelaskan Kepri mengusulkan lima pass holder, yaitu Employment Pass (izin kerja), Stundent Pass (izin belajar), Long Therm Visit Pass (izin kunjungan jangka panjang), Singapore Pass, dan Dependant Pass yakni izin tinggal yang memungkinkan pasangan dan anak-anak dari pemegang Employment Pass atau Singapore Pass untuk tinggal di Singapura.
Menurutnya, ada kemungkinan Kementerian Imipas hanya akan mengakomodir dua usulan saja khusus untuk Kepri yang hanya dapat masuk melalui delapan pintu masuk pelabuhan wisman.
“Kepri mungkin dapat Student Pass atau Long Therm Visit Pass. Kalau memungkinkan, Pak Menteri Imipas akan datang langsung meluncurkan dua skema baru itu untuk Kepri dalam waktu dekat,” pungkasnya. (Red)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

