Vnews.click, Tanjungpinang – Badan Gizi Nasional (BGN) telah menyetujui penggunaan ikan untuk anak-anak yang menerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Kepri.
“Alhamdulillah, BGN memperbolehkan ikan jadi menu MBG,” kata Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, Kamis (23/4/2026).
Ansar menyambut baik jika ikan dijadikan salah satu menu MBG guna membantu rantai pasok produk perikanan lokal ke dapur-dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), mengingat geografis Kepri sebagai daerah kepulauan yang memiliki pasokan ikan melimpah.
Ia juga menyarankan penggunaan ikan tidak banyak tulang untuk anak-anak, seperti ikan tongkol, atau ikan yang diolah menjadi nugget maupun ikan filet.
“Kami turut mendorong SPPG di Kepri memanfaatkan ikan buat MBG, karena mengandung protein dan bagus untuk tumbuh kembang anak,” ucap Ansar.
Terpisah, Kepala Kantor Pelayanan Pangan Gizi (KPPG) Wilayah Riau, Sumbar dan Kepri Syartiwidya menyatakan sangat mendukung penggunaan ikan untuk MBG, karena bagus untuk pertumbuhan otak anak.
Ia mencontohkan di Provinsi Riau, menu MBG memanfaatkan ikan darat, seperti patin, lele dan nila.
“Kalau di Kepri, bisa ikan laut. Jadi, ikan memang tidak dilarang untuk MBG,” katanya.
Sementara, berdasarkan data bulan April 2026, jumlah penerima manfaat MBG di wilayah Kepri sudah mencapai 544.585 orang atau 85 persen dari target 679.402 penerima manfaat. (Red)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

