KEPRI KESEHATAN PEMERINTAHAN TANJUNGPINANG UPDATE

Tanjungpinang (Vnews.click) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri mencatat terhitung bulan Januari hingga Mei 2024,  ada 285 kasus demam berdarah atau DBD di daerah ini.

Dari jumlah itu, 5 orang diantaranya meninggal dunia. Seluruhnya berada di Kota Batam.

Kepala Dinkes Kepri, Mochammad Bisri, menyampaikan dari tujuh kabupaten/kota di Kepri, Kota Batam menjadi daerah di Kepri yang paling banyak pasien DBD-nya.

“Jumlahnya mencapai 105 pasien. Sedangkan yang paling rendah itu Anambas ada 17 pasien,” ujar Bisri, Rabu (29/5/2024).

Kendati demikian, sambungnya, jika dibandingkan dengan tahun lalu, kasus DBD di Kepri pada periode yang sama menunjukan tren penurunan.

Menurutnya, hal itu tidak lepas dari antisipasi dengan cara melakukan sosialisasi oleh Dinkes kabupaten/kota pada bulan-bulan menjelang kasus DBD naik.

“Karena melalui sosialisasi itu, kita mengingatkan kembali masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan,” sebutnya.

Dalam kesempatan itu, Bisri juga mengimbay, agar masyarakat selalu menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggalnya. Selain itu, masyarakat juga dianjurkan untuk segera berobat bila mengalami gejala demam lebih dari 3 hari.

“Ini untuk memastikan penyebab demamnya. Kalau positif demam, petugas Dinsos dan puskesmas akan segera melakukan penyelidikan epidemiologi dan tindakan yang diperlukan. Salah satunya seperti fogging,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *