KEPRI KESEHATAN TANJUNGPINANG

TANJUNGPINANG (VNEWS.CLICK) – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad meminta 1.281 calon jemaah haji (CJH) memaklumi pembatalan keberangkatan haji tahun 2021 oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Ansar menyebut keputusan yang diambil Pemerintah Pusat ini tentu melalui berbagai pertimbangan, salah satunya menyangkut situasi COVID-19 yang tak kunjung mereda, sehingga dikhawatirkan dapat mengancam keselamatan CJH.

“Saat ini, ialah jauh lebih penting memproteksi masyarakat dari penyakit COVID-19,” kata Ansar di Tanjungpinang, Senin (7/6).

Ansar berharap CJH asal Provinsi Kepri dapat bersabar sembari berdoa agar COVID-19 ini segera berakhir, sehingga pelaksanaan ibadah haji bisa berjalan aman dan lancar.

“Saya yakin niat baik bapak/ibu yang hendak menunaikan ibadah haji ke tanah suci Mekkah sudah diterima oleh SWT,” ujar Ansar.

Oleh karenanya dia turut mengimbau jika masyarakat ingin COVID-19 ini berakhir, maka protokol kesehatan harus dipatuhi, mulai dari memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, hingga menghindari berpergian.

Masyarakat pun diimbau mengikuti program vaksinasi guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Warga tidak perlu takut divaksin, karena sampai hari ini belum ada kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) yang fatal setelah disuntik vaksin COVID-19 jenis Sinovac maupun AstraZeneca.

“Saya sendiri sudah divaksin. Alhamdulillah sampai sekarang sehat, kalau misalkan meriang setelah suntik vaksin, itu biasa dan tak berbahaya,” demikian Ansar. (Arp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *