SOSIAL TANJUNGPINANG

Tanjungpinang (vnews.click) – Kodim 0315/Bintan menyalurkan bantuan uang tunai senilai Rp1,2 juta kepada 1.500 penerima terdiri dari pedagang kaki lima dan warung di wilayah Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Komandan Kodim 0315/Bintan Kolonel Inf I Ketut Artasuyasa mengatakan bantuan ini bersumber dari Kementerian Keuangan yang disalurkan kepada Kodim seluruh Indonesia.

“Syarat bagi penerima yaitu belum pernah menerima bantuan apapun dari pemerintah selama pandemi COVID-19 dan dapat direalisasikan saat ini,” katanya saat kegiatan peluncuran penyaluran bantuan itu di koridor Makodim 0315/Bintan, Tanjungpinang, Selasa (19/10).

Menurutnya dampak dari pendemi COVID-19, pedagang kaki lima dan warung mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. 

Program bantuan tunai tersebut bertujuan ntuk memberikan dukungan dan membantu pelaku usaha khususnya sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Sebelum pelaku usaha menerima bantuan, katanya, terlebih dahulu telah dilakukan verifikasi salah satunya melakukan survei dan dokumentasi tempat berjualan untuk kelengkapan administrasi pertanggungjawaban.

“Pelaksanaan pemberian bantuan ini dilaksanakan sampai dengan 27 Oktober 2021.  Setelah itu akan dilaporkan kepada Korem, Kodam dan Mabes TNI sebagai pertanggungjawaban dalam pengawasan di lapangan,” ungkapnya.

Sementara, Wali Kota Tanjungpinang Rahma yang hadir pada kesempatan itu turut hadir mengucapkan terima kasih kepada TNI yang telah membantu meringankan beban para pedagang, khususnya di Tanjungpinang yang mengalami dampak pandemi COVID-19.

“Dengan bantuan ini tentunya sangat membantu meringankan kebutuhan bagi mereka yang terdampak pandemi,” ucap Rahma.

Rahma berharap bantuan tunai Rp1,2 juta dapat dijadikan modal usaha bagi para pedagang yang terdampak akibat pembatasan kegiatan di masa PPKM. 

Bantuan tersebut merupakan bantuan atas kerugian ekonomi akibat pembatasan PPKM dan diharapkan dapat kembali menggerakkan ekonomi masyarakat. 

“Semoga dengan bantuan tunai ini dapat digunakan untuk modal usaha,” sebut Rahma.  

(Ham)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *