Vnews.click, Tanjungpinang – Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, mengimbau masyarakat tidak perlu panic buying atau membeli kebutuhan pokok secara berlebihan, karena stok bahan pangan masih aman jelang Idul Fitri 2026.
Nyanyang menyebut dari hasil pemantauan di Gudang Bulog Tanjungpinang, stok beras SPHP/medium tersedia 2.100 ton dan dipastikan cukup sampai tiga bulan ke depan.
“Masyarakat tidak perlu panik. Stok pangan kita masih aman dan cukup,” kata Wagub Nyanyang, Sabtu (14/3/2026).
Sementara terkait stok minyak goreng yang mulai menipis, Wagub menyampaikan akan segera berkoordinasi dengan PT Sinergo Oil Nusantara guna menjamin kelancaran suplai minyak ke seluruh kabupaten/kota di Kepri.
Selain itu, Nyanyang juga menjamin kebutuhan pangan masyarakat di pulau-pulau tetap terpenuhi selama musim mudik Idul Fitri.
Wagub telah menginstruksikan agar pengiriman bahan pokok ke pulau-pulau tetap diprioritaskan bersamaan dengan keberangkatan armada mudik.
“Ini didukung dengan konektivitas antarpulau dan antarprovinsi yang dilayani oleh Pelindo, BP Kawasan, dan ASDP (RoRo) sudah berjalan dengan standar SOP yang sangat baik tanpa ada kendala,” ujarnya.
Lanjut Nyanyang menambahkan Pemerintah Provinsi Kepri turut hadir membantu masyarakat menyambut Lebaran melalui gerakan pangan murah (GPM) yang menjual aneka komoditi pangan dengan harga terjangkau.
Ia turut menugaskan Dinas Ketahanan Pangan, Disperindag, dan Diskop UMKM Kepri memperbanyak penyaluran program subdisi daging segar agar kebutuhan konsumsi masyarakat dapat terserap dan terpenuhi secara merata.
Pemprov Kepri bersama satgas pangan secara berkala mengawasi perkembangan harga dan pasokan bahan pokok di pasaran supaya tetap stabil jelang Idul Fitri. (Lus)

Ikuti saluran vnews.click – Media Informasi Kepri di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VanjuMgDjiOcvP1Y1x2N

